Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

VIK Merapah Trans-Sumatera, Panduan Lengkap Libur Natal dan Tahun Baru Anda

Kompas.com - 14/12/2019, 14:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan infrastruktur konektivitas tak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, juga menyentuh wilayah-wilayah di seluruh pelosok Nusantara.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutnya sebagai pembangunan Indonesia-sentris dengan menekankan pada aspek pemerataan guna menumbuhkan pusat-pusat perekonomian baru.

Visual Interaktif Kompas (VIK) kali ini menyajikan liputan khusus Merapah Trans Sumatera dengan melintasi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai infrastruktur konektivitas yang menghubungkan Provinsi Lampung di selatan hingga Provinsi Aceh di utara Pulau Sumatera.

JTTS dirancang sepanjang 2.818 kilometer dan telah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional (PSN). PT Hutama Karya (Persero) ditunjuk sebagai pelaksana pembangunan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 117 Tahun 2015, untuk mengembangkan 2.704 kilometer.

Sepanjang 114 kilometer lainnya dikerjakan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lainnya. Terdapat 8 ruas yang membentang 650 kilometer di antaranya merupakan prioritas untuk diselesaikan hingga akhir tahun 2019.

Kegiatan Merapah Trans Sumatera merupakan kelanjutan kisah sukses ekspedisi sebelumnya yang sudah lima kali digelar dengan tajuk Merapah Trans Jawa.

Dilaksanakan selama enam hari efektif mulai tanggal 26 Agustus hingga 31 Agustus 2019, melintasi lima ruas Tol Trans Sumatera sepanjang total 463,4 kilometer di dua Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan.

Kelima ruas tol tersebut yakni Bakauheni-Terbanggi Besar, Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Pematang Panggang-Kayu Agung, Kayu Agung-Palembang, dan Palembang-Indralaya.

Berikut Liputan Lengkap Merapah Trans Sumatera 2019 yang bisa Anda cermati dengan seksama pada tautan ini: VISUAL INTERAKTIF KOMPAS

Selain memotret progres fisik pembangunan Tol Trans Sumatera, Tim Merapah Trans Sumatera juga mengulas tuntas destinasi wisata bersejarah, dan kuliner legendaris khas Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan.

Di antaranya Menara Siger, Sentra Keripik Pisang di Lampung, Mie Khodon, dan Pengrajin Kain Tapis di Lampung. Kemudian Martabak Har, Hutan Kota Punti Kayu, Makanan Khas Pempek, dan Masjid Laksamana Cheng Ho di Palembang, Sumatera Selatan.

Tak lupa pula, artikel bersifat panduan untuk para pengendara, bagaimana pentingnya mengecek kondisi kendaraan sebelum melintas JTTS, bagaimana cara mengendalikan kendaraan di lintasan JTTS yang masih relatif sepi, dan bagaimana cara mengatasi bila terjadi masalah.

Terlebih untuk melakukan perjalanan panjang pulang ke kampung halaman bersama keluarga, penting untuk diketahui tempat-tempat istirahat (rest area) yang telah beroperasi dan dilengkapi dengan SPBU, toilet, loket isi ulang kartu elektronik, dan mini market.

Siapkan perjalanan Anda dengan baik. Semoga selamat sampai tujuan!

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Apartemen
Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Hunian
Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Berita
Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Interior
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com