3 Cara Memproteksi Rumah Pintar Anda dari Gangguan Peretas

Kompas.com - 12/12/2019, 22:00 WIB
3 tips amankan perangkat rumah pintar Anda tomsguide.com3 tips amankan perangkat rumah pintar Anda

JAKARTA, KOMPAS.com - Baru-baru ini, kantor lapangan FBI di Portland, Oregon, Amerika Serikat, mengeluarkan serangkaian tips untuk melindungi perangkat rumah pintar dan Internet of Things ( IoT) agar terhindar dari peretas.

Hal ini sangatlah penting, jika Anda memasang teknologi rumah pintar di rumah. Anda tidak pernah tahu bahaya apa yang terjadi di rumah.

Beberapa perangkat rumah pintar memang diatur untuk akses online setiap saat, seperti CCTV, wifi, dan router nirkabel. Hal tersebut harus Anda perhatikan baik-baik.

Melansir Tom's Guide, berikut ini tiga tips untuk menjaga keamaan rumah pintar Anda terbebas dari peretas.

1. Ubah kata sandi default saat mengatur perangkat.

Mengubah kata sandi menjadi sebuah kewajiban dari proses pengaturan perangkat rumah pintar.

Jika Anda mengalami masalah saat mengubah kata sandi, carilah informasi sebanyak-banyaknya dari Google.

Jika masih merasa kesulitan, Anda dapat bertanya kepada customer service  saat membeli merek perangkat rumah pintar Anda tersebut. 

2. Pastikan kata sandi akses perangkat rumah pintar panjang, kuat dan unik.

Buatlah kata sandi yang panjang, dengan campuran angka dan huruf kapital. Hal ini akan membuat kata sandi Anda susah untuk diretas.

Baca juga: Ketahui Istilah dan Fungsi Perangkat Rumah Pintar

Perangkat rumah pintar jauh lebih mudah untuk dilacak, jika Anda menggunakan kata sandi yang lemah.

Atau menggunakan kata sandi yang sama di beberapa situs dan layanan di Internet, peretas akan dengan mudah meretas perangkat rumah pintar Anda.

3. Gunakan autentikasi dua faktor

Jika Anda belum pernah mendengar otentikasi dua faktor atau 2FA, Anda harus mengetahui hal tersebut.

Autentikasi dua faktor sangatlah penting untuk menggagalkan potensi peretaasan akun online.

Autentikasi dua faktor adalah fitur keamanan. Jika Anda menyiapkan autentikasi dua faktor, Anda akan diminta untuk memasukkan kode login khusus atau mengonfirmasi percobaan login.

Dengan 2FA diaktifkan, seorang peretas akan membutuhkan lebih dari sekadar nama pengguna dan kata sandi Anda untuk mengakses antarmuka web untuk perangkat rumah pintar Anda.

Mereka juga akan membutuhkan ponsel Anda, karena bentuk 2FA yang paling umum akan mengirim pesan teks ke ponsel Anda untuk memverifikasi identitas Anda.

Baca juga: Mensos Resmikan Rumah Pintar Bertenaga Surya untuk Suku Anak Dalam

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X