Kementerian PUPR Perbaiki Tanggul Jebol di Muara Baru

Kompas.com - 12/12/2019, 20:46 WIB
Genangan air laut yang disebabkan oleh robohnya tanggul NCICD di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/12/2019). Tanggul ini roboh karena pada Selasa sore (3/12/2019) terjadi hujan dan muka ar laut naik. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOGenangan air laut yang disebabkan oleh robohnya tanggul NCICD di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/12/2019). Tanggul ini roboh karena pada Selasa sore (3/12/2019) terjadi hujan dan muka ar laut naik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR saat ini sedang memperbaiki kemiringan yang terjadi pada tanggul National Capital Integrated Coastal Development ( NCICD) Muara Baru di sisi timur pengaman pantai Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, Penjaringan, Jakarta Utara. 

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi mengungkapkan hal tersebut dalam jawaban tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (12/12/2019).

Menurut Hari, dari hasil pengamatan timnya di lapangan, telah terjadi masalah konstruksi yang menyebabkan tanggul jebol yakni tiang pancang bulat (spun pile) tanggul mengalami kemiringan 45 derajat atau sepanjang 176 meter dari total panjang tanggul 2.300 meter persegi yang telah terbangun di Muara Baru.

“Karena paket pekerjaan ini masih dalam tahap pelaksanaan, maka penyedia jasa konstruksi akan melakukan perbaikan pada struktur tanggul pengaman pantai yang miring pada lokasi tersebut,” terang Hari.

Langkah awal perbaikan telah dilakukan dengan penutupan lokasi kejadian untuk meminimalisasi masuknya pihak yang tidak berkepentingan demi menjaga keamanan dan keselamatan jiwa.

Baca juga: Ini Penyebab Robohnya Tanggul Laut NCICD

Setelah itu, Direktorat SDA Kementerian PUPR juga melakukan observasi dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air termasuk dengan para pelaksana, konsultan supervisi untuk menghasilkan beberapa cara efektif pada perbaikan tanggul.

Hari pun mengatakan bahwa tanggul tidak mungkin ditegakkan lagi mengingat ada beberapa konstruksi di dalam tanggul yang harus dilakukan. 

Potensi kerugian yang diakibatkan dari jebolnya tanggul NCICD terhadap lingkungan sekitar sangat kecil dikarenakan tidak banyak warga yang melakukan serangkaian aktivitas di lokasi tersebut. 

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal SDA Kementerian PUPR, kawasan pesisir Jakarta terus mengalami penurunan permukaan tanah. Hal tersebut yang mengakibatkan wilayah Jakarta Utara mengalami banjir rob.

Pembangunan tanggul NCICD menjadi tugas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan swasta.

Saat ini, Kementerian PUPR telah mengerjakan sebanyak 4,5 kilometer dan Pemprov DKI telah mengerjakan 4,4 kilometer dari target pembangunan jangka pendek sepanjang 20,1 kilometer di kawasan Muara Baru, Kalibaru, dan beberapa lokasi lainnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X