Sesalkan Pernyataan Bupati Raymundus, Anggota DPRD TTU Buka-bukaan

Kompas.com - 09/12/2019, 19:14 WIB
Ilustrasi rumah subsidi. KOMPAS.com / DANI PRABOWOIlustrasi rumah subsidi.

KUPANG, KOMPAS.com - Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU), Nusa Tenggara Timur, Arifintus Talan, menanggapi pemberitaan tentang pembangunan 38.000 rumah layak huni di wilayahnya.

Arifintus menyayangkan pernyataan Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes terkait anggaran pembangunan rumah yang tidak disetujui oleh DPRD.

"Yang kami sayangkan itu pernyataan beliau (Bupati TTU) yang seolah-olah DPRD tidak menyetujui anggarannya. Saya kira itu pernyataan yang tidak benar dan mau menyalahkan DPRD," kata Talan, saat menghubungi Kompas.com, Senin (9/12/2019).

Talan menjelaskan, program bantuan rumah layak huni ini mulai diajukan oleh pemerintah Daerah TTU pada tahun 2016 lalu, dengan anggaran Rp 14 miliar, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kemudian, hingga bulan Desember 2016, program itu tidak kunjung dilaksanakan, sehingga anggaran sebanyak itu tidak terserap.

Baca juga: 119 Kilometer Jalan Nasional di Kabupaten TTU Rusak

"Meski tidak berjalan tahun 2016, tapi pada tahuh 2017, pemerintah justru mengajukan lagi anggaran lagi sebesar Rp 40 miliar melalui Dana Alokasi Umum (DAU)," ungkap Talan.

Hingga akhir bulan Desember 2017, Talan menyebut program ini lagi-lagi tidak berjalan atau tidak dilaksanakan.

"Artinya pemerintah tidak melaksanakan program bedah rumah layak huni," ujarnya.

Selanjutnya pada tahun 2018, pemerintah kembali mengajukan anggaran senilai Rp 60 dari DAU dan Rp 3 miliar dari DAK.

Lagi-lagi, pengajuan anggaran ini tak berbuah perumahan layak huni secara maksimal. Pembangunan hanya berjalan di dua desa yakni Desa Supun dan Tunbes di Kecamatan Biboki Selatan dnegan nilai sekitar Rp 1 miliar.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X