Jalan Tol Layang Cikampek Diprediksi Kurangi Kemacetan 30 Persen

Kompas.com - 05/12/2019, 08:00 WIB
Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek 99,976 Persen, Rabu (4/12/2019). Rosiana Haryanti/Kompas.comProgres Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek 99,976 Persen, Rabu (4/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Progres konstruksi Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated sudah mendekati garis akhir.

Direktur Utama PT Jasa Marga Jalanlayang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono mengatakan, konstruksi jalan tol layang terpanjang di Indonesia tersebut mencapai 99,976 persen.

Dengan capaian ini, jalan tol yang membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang tersebut dapat mengurangi kepadatan kendaraan di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting sebesar 30 persen.

Baca juga: Pembahasan Tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek Belum Final

"Kapasitas tadi bayangan mudahnya adalah dari 4 (lajur) jadi 6 (lajur). Jadi ada penambahan sebesar 50 persen kapasitasnya," tutur Djoko di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Dia menambahkan, jika volume trafik kendaraan yang melintas tetap sama, maka kecepatan rata-ratanya bisa meningkat.

"Hitungan kami bisa meningkat sampai 10-15 kilometer per jam," tutur dia.

Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated dirancang 36,4 kilometer, membentang dari Ruas Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X