3 Pilihan Properti Syariah yang Sudah Terbangun

Kompas.com - 04/12/2019, 19:59 WIB
Salma Park Residence Palembang handsout/rumah.comSalma Park Residence Palembang

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus dugaan penipuan yang dilakukan pengembang properti PT ARM Citra Mulia membuat resah masyarakat.

Betapa tidak meresahkan, sebanyak 270 warga telah menjadi korban penipuan berkedok perumahan syariah pengembang ini.

Pelaku yakni Direkur Utama PT ARM Citra Aria Duman dan tiga orang lainnya menarik uang dari para korban untuk membayar pembebasan tanah.

Perumahan syariah itu rencananya akan dibangun di lima lokasi yaitu, dua perumahan di Bogor, satu di Bekasi, satu di Bandung, dan satu perumahan di Lampung.

Namun pada Desember 2015, proses pembangunan terhenti. Sang empunya proyek juga tidak pernah menampakkan batang hidungnya di lokasi.

Baca juga: 11 Warga Lampung Jadi Korban Penipuan Perumahan Syariah PT ARM Citra Mulia

Selain itu, lahan yang sedianya akan digunakan sebagai lokasi pembangunan perumahan juga tidak pernah dibeli.

Dalam menjalankan aksinya, para tersangka ini memasarkan properti melalui brosur serta iklan di internet dengan iming-iming kemudahan pembayaran berskema syariah tanpa riba.

Tak hanya itu, mereka juga tidak melakukan BI checking, uang muka rendah, hingga tidak menerapkan denda/sita bila konsumen menunggak cicilan.

Bidang Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Rio Priambodo mengatakan, peniadaan faktor BI Checking membuat masyarat mudah tergiur untuk mengambil perumahan properti syariah.

Baca juga: Properti Syariah Bisa Memicu Eksklusivitas

"Masyarakat akan mudah tergoda membeli perumahan syariah," kata Rio kepada Kompas.com, Rabu (4/12/2019).

Untuk itu, Rio mengingatkan konsumen agar lebih waspada dan berhati-hati ketika membeli rumah. Dia menyarankan untuk mengecek kredibilitas pengembang dan aspek legalnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X