Signify Rilis Philips WiFi Kuartal I Tahun 2020

Kompas.com - 04/12/2019, 11:06 WIB
Visual pencahayaan dalam interior sebuah rumah dengan lampu pintar Philips WiFi. Dokumentasi SignifyVisual pencahayaan dalam interior sebuah rumah dengan lampu pintar Philips WiFi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca Light Fidelity (LiFi), sebuah teknologi pencahayaan LED yang memungkinkan koneksi internet broadband melalui gelombang cahaya, Signify kembali meluncurkan inovasi baru, lampu pintar Philips WiFi.

Country Leader and General Manager Signify Indonesia Rami Hajjar memastikan, lampu Philips WiFi secara resmi akan dirilis pada kuartal I tahun 2020.

"Mungkin awal kuartal. Semua hal sudah ready, termasuk aplikasi yang bisa diunduh pada gawai," terang Rami kepada Kompas.com, Senin (2/12/2019).

Menurut Rami, lampu pintar Philips WiFi merupakan rangkaian produk yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) yang dikembangkan Signify untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat pengguna WiFi yang ingin menikmati pencahayaan pintar (smart lighting) di rumah mereka.

Dalam era digital saat ini, kemudahan akses adalah salah satu hal penting, terutama di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang tercatat sebagai pengguna internet keenam terbesar di dunia versi e-Marketer.

Mengutip data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2018, dari total populasi sebanyak 264 juta jiwa penduduk Indonesia, terdapat 171,17 juta jiwa atau sekitar 64,8 persen yang sudah terhubung ke internet.

Sementara Statista menyebut, pertumbuhan pengguna internet Indonesia diproyeksikan sebesar 10,2 persen dalam kurun 2018-2023.

Country Leader and General Manager for Signify Indonesia Rami Hajjar  saat menggunakan transportasi massal MRT dari Stasiun Bundaran HI menuju Stasiun Lebak Bulus Grab, Jakarta, Senin (2/12/2019).KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES Country Leader and General Manager for Signify Indonesia Rami Hajjar saat menggunakan transportasi massal MRT dari Stasiun Bundaran HI menuju Stasiun Lebak Bulus Grab, Jakarta, Senin (2/12/2019).
Tahun ini, Statista menyodorkan angka pertumbuhan 12,6 persen lebih tinggi dibandingkan 2018, yaitu menjadi 107,2 juta pengguna.

Dan pada 2023, jumlah pengguna internet di Indonesia diproyeksikan mencapai 150 juta orang.

Sebagai perusahaan pencahayaan berbasis IoT, Signify menganggap pasar Indonesia sangat besar, dan mendorong mereka untuk melepas produk lampu pintar Philips WiFi tahun depan.

Rami menjelaskan, produk lampu pintar Philips WiFi akan dipatok dengan harga terjangkau. Hanya, dia belum bersedia mengungkapkan lebih rinci kisaran harga pasti dari produk ini.

"Dengan bulb (bohlam) Philips Wifi, Anda hanya membutuhkan koneksi wifi di rumah menikmati pencahayaan pintar yang dapat dikendalikan melalui gawai," imbuh Rami.

Dari penjualan Philips WiFi dan beberapa inovasi yang sudah diperkenalkan tahun sebelumnya, Rami optimistis Signify Indonesia mampu mencetak pertumbuhan revenue positif dan signifikan.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X