JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam rangka menumbuhkan kreativitas seni anak muda di bidang gambar, Datascrip yang menjadi exclusive distributor Tombow di Indonesia menggelar acara menggambar kontemporer, “Tombow Grand Workshop” di Ciputra Artpreneur Gallery, Jakarta, Sabtu, (30/11/2019).
Acara tersebut menghadirkan lima professional artist dari masing-masing genre seni menggambar untuk mengisi setiap kelas yang digelar.
Di antaranya, Jeremy Jonathan di bidang watercolor, Eko Fitriono di bidang lettering, Asrika Vitawati di bidang doodle, Andiani Herlina di bidang decorative lettering, serta Devita Krisanto di bidang comic character.
Selain itu, acara tersebut terbagi dalam dua kelas, Basic maupun Advance.
Salah satu professional artist pada acara Tombow Grand Workshop, Eko Fitriono mengatakan bahwa setelah ia menekuni bidang seni menggambar lettering, dirinya kini ditunjuk sebagai pembuat logo perusahaan di luar negeri.
Beberapa perusahaan di berbagai negara yang pernah menjadi kliennya, yaitu Amerika Serikat, Inggris, India, serta Malaysia.
Sama halnya dengan Eko, setelah berkecimpung pada bidang seni menggambar watercolor, Jeremy Jonathan juga ditunjuk sebagai pengajar di kota-kota Indonesia, seperti Bandung, Bali, Jogja, Surabaya, dan Medan.
Divison Directior PT Datascrip Sylvia Lionggosari mengatakan, hadirnya acara tersebut dapat menjadi ajang untuk wadah mengasah kreativitas dalam menggambar bagi kalangan anak muda.
“Tombow Grand Worksop hadir sebagai ajang untuk mengasah kreativitas seni menggambar di kalangan anak muda. Acara ini sekaligus menjadi wadah untuk berbagi ilmu dan pengalaman dari para profesional di bidangnya,” kata Sylvia.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.