Resmi, Astra Pemegang Saham Mayoritas Tol Cipali

Kompas.com - 28/11/2019, 19:48 WIB
Gerbang Tol Palimanan di Jalan Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali. Dokumentasi PT Lintas Marga SedayaGerbang Tol Palimanan di Jalan Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra Tol Nusantara atau Astra Infra menambah investasi di jalan tol melalui peningkatan kepemilikan saham Tol Cikopo-Palimanan ( Cipali), menyusul penyelesaian proses akuisisi saham PT Lintas Marga Sedaya (LMS) sebagai pemegang konsesi, pada Kamis (28/11/2019).

Penandatanganan perjanjian pembelian 55 persen seluruh saham milik PLUS Expressways International Berhad (PEIB), bagian dari UEM Group Berhad di LMS oleh Astra Infra melalui PT Baskhara Utama Sedaya (BUS) bersama-sama dengan Canada Pension Plan Investment Board (CPPIB).

Dengan selesainya proses akuisisi ini, maka saham LMS seluruhnya dimiliki oleh Astra Infra 55 persen, dan CPPIB 45 persen.

Baca juga: Ini Kata Astra Soal Pra-kualifikasi Tol Balikpapan-PPU

Group CEO Astra Infra Djap Tet Fa mengatakan, hubungan Astra Infra dan PEIB sebagai mitra sebelumnya dalam mengelola Tol Cipali sangat baik.

"Untuk itu, kami memberikan apresiasi kepada PEIB yang telah bersama-sama mengelola Tol Cipali selama ini. Kini CPPIB masuk sebagai mitra baru ASTRA Infra dalam mengelola tol ini," ujar Tet Fa.

Menurut dia, transaksi ini juga menunjukkan minat investor asing terhadap pembangunan infrastruktur nasional masih cukup tinggi.

Simpang susun Subang di ruas tol Cikopo ? Palimanan (Cipali), terletak di wilayah Kertajati, Subang, Jawa BaratFurqon Abdi Simpang susun Subang di ruas tol Cikopo ? Palimanan (Cipali), terletak di wilayah Kertajati, Subang, Jawa Barat
Sebelum akuisisi, saham Astra Infra di Tol Cipali sebesar 45 persen. Investasi tambahan kepemilikan Astra Infra di Tol Cipali merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk menjadi aset yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

"Dengan terus memperkuat investasi di tol, kami berharap dapat meningkatkan kontribusi dalam tata kelola berbagai keunggulan operasional jalan tol di Indonesia yang lebih baik,” lanjut Tet Fa.

Tol Cipali merupakan bagian penting dari jaringan Jalan tol Trans Jawa. Pasalnya, jalan tol sepanjang 116,8 kilometer ini menjadi jalur utama logistik di Pulau Jawa yang menghubungkan daerah Jabodetabek dan Karawang dengan daerah lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selain percepatan dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi regional dan nasional, keberadaan Tol Cipali diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Saat ini kontribusi Astra Infra di jaringan Jalan Tol Trans Jawa meliputi ruas tol Tangerang-Merak (72,5 kilometer), Cipali (116,8 kilometer), Semarang-Solo (72,6 kilometer), Jombang-Mojokerto (40,5 kilometer), Surabaya-Mojokerto (36,3 kilometer) dan Serpong-Kunciran (11,1 kilometer) yang berada di Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2).

Dari sekitar 350 kilometer total panjang jalan tol yang dimiliki Astra Infra, 339 kilometer di antaranya telah beroperasi dan 11,1 kilometer (Serpong-Kunciran) diharapkan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X