Jokowi: Membangun Infrastruktur untuk Membangun Peradaban

Kompas.com - 14/11/2019, 15:51 WIB
(Dari kiri-kanan): Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Presiden RI Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri Forum A1 di Seribu Rasa Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2019). Kompas.com/Suhaiela(Dari kiri-kanan): Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Presiden RI Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri Forum A1 di Seribu Rasa Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menekankan pentingnya membangun infrastruktur. Dengan terbangunnya infrastruktur, akan terbangun pula sebuah peradaban.

"Kemudian, paling penting membangun infrastruktur untuk membangun sebuah peradaban, budaya antre, disiplin masuk secara berurutan," ujar Jokowi saat menghadiri Forum A1, di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Kamis (14/11/2019).

Indonesia saat ini masih di peringkat 71 dunia dari 140 negara dengan skor 66,8 di bidang infrastruktur menurut Laporan The Global Competitiveness Report 2018.

Baca juga: Jumat Besok, Jokowi Resmikan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung

Sementara di tingkat ASEAN, Indonesia menempati posisi ke-5, tepat di bawah Thailand dan di atas Vietnam.

Skor daya saing infrastruktur Indonesia 28,88 poin, jauh di bawah Singapura yang selama ini diketahui sebagai negara dengan daya saing tertinggi di tingkat Asia Tenggara maupun global.

Untuk itu, kata Jokowi, pembangunan infrastruktur harus dilanjutkan untuk meningkatkan daya saing dan juga konektivitas.

Hal ini disambut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dengan program pembangunan jalan tol sepanjang 2.500 kilometer dalam lima tahun ke depan.

"Kita masih tertinggal dengan Malaysia dan Thailand. Kita hanya ingin mengejar negara-negara di sekitar itu saja," kata Basuki.

Dalam mewujudkan ambisi tersebut, Jokowi berpesan agar pembangunan infrastruktur dapat diselesaikan secepatnya sehingga indeks daya saing Indonesia semakin baik.

Tak hanya itu, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga harus ditingkatkan sehingga Indonesia dapat menjadi negara yang lebih baik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X