Nota Kesepahaman Terkait ODOL di Jalan Tol Resmi Ditandatangani

Kompas.com - 12/11/2019, 14:22 WIB
Danang Parikesit Ketua BPJT, Budi Setiyadi Dirjen Perhubungan Darat, Sugiyartanto Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Irjen. Pd. Refdi Andri Kepala Korps Lalu Lintas POLRI, Kris Ade Sudiono Sekjen Asosiasi Tol Indonesia (ATI), dan dalam penandatanganan nota kesepahaman di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan (12/11/2019) Kompas.com/SuhaielaDanang Parikesit Ketua BPJT, Budi Setiyadi Dirjen Perhubungan Darat, Sugiyartanto Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Irjen. Pd. Refdi Andri Kepala Korps Lalu Lintas POLRI, Kris Ade Sudiono Sekjen Asosiasi Tol Indonesia (ATI), dan dalam penandatanganan nota kesepahaman di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan (12/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka mengurangi truk Over Dimension Overload ( ODOL) di jalan tol, nota kesepahaman pelaksanaan pengamanan, pelayanan bersama, penegakkan hukum dan pertukaran informasi di jalan tol resmi ditandatangani, Selasa (12/11/2019).

Penandatanganan ini dilakukan oleh sejumlah pihak di antaranya Kepala BPJT Danang Parikesit Ketua BPJT, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Refdi Andri, dan Sekjen Asosiasi Tol Indonesia (ATI) Kris Ade Sudiono.

Baca juga: Nota Kesepahaman Proyek Tanggul Raksasa Tahap II Ditandatangani

Sejak 2018, Polri telah melakukan semacam akreditasi atau assessment bagi Dinas Perhubungan di Kabupaten/Kota yang belum mempunyai akreditasi untuk tempat uji berkala pada truk, namun tidak secara langsung memberikan laporan ujian.

Setelah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan masalah ODOL, banyak asosiasi logistik yang meminta kepadanya untuk meminta toleransi selama satu tahun guns menyesuaikan perusahaan dengan ekosistem di jalan tol.

Baca juga: Jaksa Agung dan Kepala BNPB Tanda Tangani Nota Kesepahaman

Saat ini Pemerintah sudah mencanangkan momentum yang pas untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang logistik pada tahun 2021.

"Untuk itu, kami berterima kasih sekali dengan Satlantas Polri, Dirjen Bina Marga, dan Jasa Marga setelah ini, juga kita harapkan dapat mengatasi masalah jalan-jalan tol yang lain ini untuk mulai memasang infrastruktur dalam rangka pengawasan ketat terhadap masalah ODOL," terang Refdi Andri.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X