Daftar Barang Impor yang Banyak Dilirik Orang China

Kompas.com - 11/11/2019, 02:13 WIB
Penghitungan transaksi GMV Global Shopping Festival 2019 terus berjalan secara real time. Hilda B Alexander/Kompas.comPenghitungan transaksi GMV Global Shopping Festival 2019 terus berjalan secara real time.

HANGZHOU, KOMPAS.com - Seiring perkembangan internet yang telah merambah kota-kota dan daerah pelosok, perilaku konsumsi masyarakat China pun berubah.

Mereka tahu barang impor dengan kualitas bagus dan membelinya dari internet melalui sejumlah platform market place yang dikembangkan oleh Alibaba Group.

Setidaknya, hal ini yang diungkapkan General Manager Tmall Import and Export Alvin Liu saat sesi tanya jawab Global Shopping Festival 11.11 Tahun 2019, di Alibaba Xixi Campus, Hangzhou, Minggu (10/11/2019).

"Jadi, pada prinsipnya perilaku konsumsi masyarakat telah berubah. Bukan lagi dari Beijing ke Shanghai, dan kota-kota besar lainnya, melainkan telah merambah ke kota-kota kecil," papar Alvin.

Baca juga: Hanya 17 Menit, Transaksi Global Shopping 2019 Samai Rekor 2014

Nah, barang-barang impor mana saja yang dilirik orang-orang China? 

Hingga dua jam penyelenggaraan Global Shopping Festival 11.11 sejak dibuka tepat pukul 00.00 waktu Hangzhou, merek barang impor yang mencatat penjualan terbesar sementara berdasarkan nilai transaksi atau gross merchandise value ( GMV) adalah Aptamil.

Aptamil merupakan susu formula untuk bayi yang diproduksi oleh Nutricia, perusahaan yang berbasis di Belanda.

Disusul Swisse, produk vitamin dan suplemen. Kemudian A.H.C yang merupakan produk kecantikan, KAO, juga produk kecantikan, dan Moony, popok bayi.

Selanjutnya YA-MAN, produk kesehatan dan kecantikan, Dyson, peralatan rumah tangga, Curel, produk perawatan kesehatan kulit, dan Shiseido, produk kosmetika, serta a2.

Baca juga: Rahasia Sukses Intime Mall Integrasikan Belanja Offline dan Online

Ada pun GMV yang diraih Alibaba Group pada Global Shopping Festival 11.11 tahun 2019 selama dua jam penyelenggaraan, tercatat sudah mencapai 128,15 miliar Renminbi atau 18,32 miliar dollar AS.

Jika angka ini dikonversikan ke Rupiah, ekuivalen dengan Rp 256,7 triliun. Luar biasa, bukan?

Pencapaian ini terus berubah dan menunjukkan lonjakan signifikan seiring penghitungan GMV secara real time.

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X