Mengintip Hotel Butik di Hutan Bambu Terpencil China

Kompas.com - 04/11/2019, 17:01 WIB
Di tengah-tengah hutan bambu terpencil di kawasan Anhui, China, perusahaan berbasis di Shanghai, JAXDA merancang Miyuan Hotel. DesignboomDi tengah-tengah hutan bambu terpencil di kawasan Anhui, China, perusahaan berbasis di Shanghai, JAXDA merancang Miyuan Hotel.

KOMPAS.com - Di tengah-tengah hutan bambu terpencil di kawasan Anhui, China, perusahaan berbasis di Shanghai, JAXDA merancang Miyuan Hotel.

Proyek yang dikerjakan ini adalah hotel butik yang mencakup 22 kamar. Pengunjung akan merasakan sensasi mengingat momen masa lalu dengan kontak alam yang begitu dekat.

Lokasi proyek ini tersembunyi, berada di antara Pegunungan Anhui, berdekatan dengan bendungan dan sungai, serta dikelilingi jalur pendakian yang menjelajahi hutan bambu.

Lokasi proyek ini tersembunyi, berada di antara Pegunungan Anhui, berdekatan dengan bendungan dan sungai, serta dikelilingi jalur pendakian yang menjelajahi hutan bambu.Designboom Lokasi proyek ini tersembunyi, berada di antara Pegunungan Anhui, berdekatan dengan bendungan dan sungai, serta dikelilingi jalur pendakian yang menjelajahi hutan bambu.
Dilansir dari Designboom, pada proyek tersebut, JAXDA mengadaptasi bangunan di sekitarnya yang tidak lagi digunakan dan memberikan fungsi yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan hotel.

Ketika para tamu memasuki gedung, terdapat dialog yang kontras antara eksterior dan interior, yang baru dan lama, manusia dan juga alam.

Bangunan tersebut diyakini sebagai konfigurasi volume berbeda yang membentuk kamar,  menghubungkan para tamu melalui koridor yang terletak di wilayah barat laut bangunan yang memungkinkan pergerakan antar-tingkat.

Semua bahan yang digunakan dalam pembuatan hotel tersebut bersifat alami yang memungkinkan pengunjung akan lebih dekat dengan alam.

Designboom Semua bahan yang digunakan dalam pembuatan hotel tersebut bersifat alami yang memungkinkan pengunjung akan lebih dekat dengan alam.
Semua bahan yang digunakan dalam pembuatan hotel tersebut bersifat alami yang memungkinkan pengunjung akan lebih dekat dengan alam.

Proyek ini menggunakan material batu bata, kayu, dan bambu, terutama bambu yang menjadi ciri khas daerah tersebut.

Perabotan dibawa dari desa-desa yang ada sekitar sana, yang membuat setiap bagian menjadi unik.

Potongan-potongan kayu dikembalikan ke tampilan aslinya, dengan tujuan untuk mempertahankan karakter dan esensi asli furnitur.

Desain JAXDA di Miyuan Hotel tidak hanya bertujuan untuk mengakomodasi tamu di bawah iklim alam dan kenyamanan, tetapi membantu mereka merefleksikan hubungan antara manusia dan alam.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X