Meski Punya Utang, Sofyan Djalil Memiliki Harta Rp 73 Miliar

Kompas.com - 24/10/2019, 08:30 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMenteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sofyan Djalil yang baru dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kabinet Indonesia Maju, tercatat memiliki hutang.

Meski demikian harta kekayaan Sofyan rupanya tembus hingga mencapai Rp 73 miliar.

Hal tersebut diketahui dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diterbitkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam laporan tersebut, hutang Sofyan sebesar Rp 686 juta. 

Baca juga: Kembali Jadi Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil Lanjutkan Program Kerja

Sofyan memiliki tujuh aset berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta, Depok dan Bogor. Bila diakumulasikan, aset properti itu senilai Rp 28,3 miliar.

Ia juga memiliki tiga unit mobil yakni Subaru (2011) dari warisan senilai Rp 275 juta, Honda Jazz (2014) seharga Rp 205 juta, dan Toyota Camry (2011) seharga Rp 150 juta.

Adapun harta bergerak yang tercatat sebesar Rp 684 juta, surat berharga Rp 20,1 miliar, kas dan setara kas Rp 22,6 miliar, dan harta lainnya sebesar Rp 1,4 miliar.

Bila diakumulasikan seluruh harta kekayaannya berikut utang yang dimiliki, maka totalnya mencapai Rp 73,15 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X