Tak Perlu Tunggu Peresmian, Tol Pandaan-Malang Bisa Langsung Digunakan

Kompas.com - 14/10/2019, 14:25 WIB
Seksi 4 Tol Pandaan-Malang Dokumentasi Jasa MargaSeksi 4 Tol Pandaan-Malang

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua seksi terakhir Tol Pandaan- Malang dapat langsung beroperasi tanpa menunggu peresmian terlebih dahulu.

Hal ini menyusul Seksi I-III ruas tol ini telah terlebih dahulu diresmikan Presiden Joko Widodo.

Dua seksi terakhir yaitu Seksi IV Singosari-Pakis sepanjang 4,75 kilometer. Saat ini, konstruksinya telah rampung dan lulus uji laik fungsi oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Bahkan, dua seksi tersebut juga telah dibuka fungsional saat mudik dan balik Lebaran 2019 untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Baca juga: Natal, Pemudik Bisa Lewat Tol Pandaan-Malang Tanpa Hambatan

“Mudah-mudahan keseluruhan ruas tol Pandaan-Malang bisa selesai lebih cepat. Apabila seksi 4-5 selesai bisa langsung dioperasikan saja (tidak perlu diresmikan lagi). Ruas tol ini sudah sangat ditunggu masyarakat, karena itu kita percepat pemanfaatannya," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulis, Minggu (13/10/2019).

Terkait penemuan situs bersejarah pada ruas tersebut, PT Jasamarga Pandaan Malang, selaku badan usaha jalan tol telah menggeser trase jalan di titik tersebut sekitar 17 meter ke arah Timur.

Konstruksi Seksi V Tol Pandaan-Malang juga sempat terkendala pembebasan lahan di daerah kelurahan Madyopuro yang menjadi ujung interchange Sawojajar sebagai jalan akses keluar tol menuju Kota Malang.

Berdasarkan data, dari 57 bidang tanah yang belum bebas, saat ini sudah sebanyak 52 bidang tanah yang dalam proses konsinyasi. Ditargetkan proses konstruksi seksi V seluruhnya rampung pada Januari 2020.

Untuk diketahui, Tol Pandaan-Malang sepanjang 38,35 kilometer dibangun dengan investasi Rp 5,9 triliun.

Tol ini diharapkan akan menjadi bagian vital arus mobilisasi orang serta barang antara Surabaya dan Malang.

Kehadiran ruas Tol akan bisa mempercepat perjalanan dari Surabaya menuju Malang dan sekitarnya.

Selama ini, perjalanan dari Surabaya ke Malang pada jam padat, bisa mencapai empat hingga enam jam. Dengan melalui jalan tol ini, waktu tempuhnya bisa kurang dari satu jam.

Jalan tol ini juga diharapkan semakin menunjang sektor pariwisata seperti kawasan wisata dan taman safari Prigen, kebun teh Wonosari, Candi Singosari dan kawasan wisata Batu.

Tol Pandaan-Malang juga akan meningkatkan akses bagi Kawasan Ekonomi Khusus Singosari dan Bandara Sultan Abdul Rachman Saleh.

Jalan tol yang menjadi bagian dari Jalan Tol Surabaya-Malang ini juga memiliki pemandangan alam yang indah di kanan kiri jalan.

Terutama di rest area-nya yang berhadapan langsung dengan Gunung Bromo dan Semeru di sisi timur ruas tol jika dari arah Malang, dan Gunung Arjuno di sisi barat.

Kemudian Gunung Kawi di sisi barat daya, Gunung Panderman di Kota Batu dan ditambah Gunung Penanggungan di wilayah Pandaan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X