Pemerintah Jamin Tak Batasi Impor Baja Meski Wajib Ber-SNI

Kompas.com - 08/10/2019, 14:38 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.

Secara logika, seharusnya baja lokal dapat lebih murah sehingga punya peluang lebih banyak diserap oleh penyedia dan pengguna jasa konstruksi. 

"Kalau lebih mahal, pasti ada sesuatu yang tidak efisien dan silakan diperbaiki. Tapi jangan harganya diturunkan, kualitasnya ikut turun juga," tegas Syarif.

Untuk diketahui, konsumsi baja nasional per tahun sekitar 13,59 juta ton. Sedangkan, produksi baja nasional sekitar 15-16 juta ton per tahun. 

Adapun impor baja sekitar 5,9 juta ton. Itu artinya, masih ada surplus baja sekitar 8,31 juta ton per tahun.

Celah inilah yang kemudian kerap digunakan para pengguna jasa konstruksi untuk membeli baja dengan harga yang lebih murah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X