Penulis
KOMPAS.com - Kelam, dan intimidatif. Inilah karakter lokasi dalam film Todd Phillips terbaru yang sedang trending, "Joker". Tak jauh beda dengan tokoh utamanya, Arthur Fleck.
Rerelease News menurunkan laporan mengenai lokasi dan kehidupan nyata yang sebenarnya dari latar lokasi film Joker.
Berikut adalah beberapa lokasi pengambilan gambar yang memperkuat cerita dan akting watak Joaquin Phoenix:
1. The Step Street, Anderson Ave & W 167th St, The Bronx
The Step Street, Anderson Ave & W 167th St, The BronxBahkan, jalan akses ketika Arthur Fleck menari, merupakan tangga yang sangat curam, sehingga disebut "jalan yang terbuat dari tangga".
The Step Street sejatinya merupakan jalan umum yang kerap menjadi "panggung pelampiasan" bagi para pekerja kasar, kelas bawah, dan badut, meluapkan ekspresinya.
2. Twin Donut Plus, Jerome Ave & E 208th St, The Bronx
Twin Donut Plus, Jerome Ave & E 208th St, The BronxGerai makanan ini adalah bekas toko Twin Donut Plus yang merupakan jaringan restoran berbasis di Westchester County.
Toko ini ditutup sementara beberapa bulan sebelum pengambilan gambar dimulai, dan sekarang dibiarkan kosong.
Arthur dan Sophie mungkin orang terakhir yang makan donat di restoran cepat saji ini.
3. Everything Must Go, 195 Market St The Paramount Theatre, Newark, New Jersey
Everything Must Go, 195 Market St The Paramount Theatre, Newark, New JerseyPlang ini sudah ada di dinding kaca toko yang sebelumnya menjual perlengkapan furnitur.
Menurut Google Street View, toko ini sempat dibuka pada Oktober 2017 dengan plang sama persis, "Everything Mus Go" berwarna dasar kuning.
Dua bulan sebelum syuting film Joker, plang itu masih terpampang dan mencolok mata, sehingga menyita perhatian para kru.
Sulit untuk tidak bersimpati pada badut ramah yang mencabut plang tersebut setelah ia diserang oleh beberapa anak jalanan tanpa alasan yang jelas.
Ini merupakan tempat di mana Joaquin Phoenix mengeksplorasi aktingnya secara emosional. Sebuah tempat bekas teater Paramount di Newark, New Jersey, yang dibuka kembali pada tahun 1886.
Para kru kemudian menyulapnya menjadi etalase furnitur, lengkap dengan pesawat telepon, yang menggambarkan situasi tahun 1980-an.
4. The Bedford Park Boulevard Subway Station, The Bronx
The Bedford Park Boulevard Subway Station, The BronxKegiatan syuting sempat membuat para penglaju heran, dan tentu saja menyebabkan "kebocoran" gambar, hanya beberapa jam setelah pengambilan adegan yang sebenarnya.
Kereta yang dinaiki Arthur adalah 0 Express yang membawanya ke arah Old Gotham.
5. Wayne Manor, William J Brennan Courthouse, Jersey City, New Jersey
Wayne Manor, William J Brennan Courthouse in Jersey City, NJ
Untuk Joker, gedung ini dipilih sebagai kediaman Thomas Wayne, yang memiliki selera sangat bagus dalam arsitektur, dan tentu saja tajir.
Hal ini terlihat ketika dia memilih tanah, dan properti miliknya. Gedung pengadilan ini dibangun dengan ongkos konstruksi 3 juta dollar AS atau ekuivalen 75 juta dollar untuk kurs saat ini (Rp 1,06 triliun).
6. The Archway, Under the Manhattan Bridge di Dumbo, Brooklyn
The Archway, Under the Manhattan Bridge di Dumbo, BrooklynSejumlah adegan Arthur yang berlari membawa tas dilakukan di tempat ini.
Sejatinya, gapura kawasan ini merupakan obyek wisata yang kerap dikunjungi turis.
7. The Chase Below The Subway Line, Jerome Av dan E 170th St, The Bronx
The Chase Below The Subway Line ? Jerome Av and E 170th St, The BronxMeskipun beberapa etalase telah diganti, plang CTown masih terpampang nyata. Hal ini karena beberapa lokasi tertentu CTown dibuka pada tahun 1973, sementara Joker dirancang pada tahun 1980-an.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.