Mulai Kamis Malam, Gunakan Jalur Alternatif Menuju Tol Bandara

Kompas.com - 03/10/2019, 19:56 WIB
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang melintang di atas KM 29+000 Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo (Jalan Tol Bandara). DOK. PT JASA MARGAJembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang melintang di atas KM 29+000 Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo (Jalan Tol Bandara).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rekayasa lalu lintas akan dilakukan di ruas Tol Prof Dr Ir Sedyatmo atau Tol Bandara Soekarno-Hatta mulai Kamis (3/10/2019) malam.

Hal itu menyusul adanya pekerjaan erection steel box girder (SBG) pada proyek Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran.

Direktur Utama PT Jasamarga Kunciran Cengkareng Agus Suharjanto mengungkapkan, rekayasa berupa detour akan dilakukan hingga Sabtu (5/10/2019), setelah itu dilanjutkan pada 7-8 Oktober 2019. 

Baca juga: INFOGRAFIK: Tarif Baru Tol Bandara Soekarno-Hatta

"Selama pekerjaan berlangsung, PT JKC akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di jalan tol yang bersinggungan langsung dengan proyek jalan tol tersebut," kata Agus dalam keterangan tertulis.

Adapun pekerjaan erection dilakukan di Ramp 3 Benda Junction yang merupakan ramp dari arah Bandara Soekarno-Hatta menuju Kunciran, pada periode window time antara pukul 23.00 hingga 04.00 WIB.

"Erection dilakukan terhadap lima SBG pada jembatan yang melintang di atas Jalan Tol Prof Dr Ir Sedyatmo tersebut. Kelima SBG dimaksud memiliki panjang bentang 45 meter," terangnya.

Untuk memastikan keamanan dan keselamatan pengguna Tol Bandara, PT JKC telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian selama proses rekayasa lalu lintas dilakukan.

Pada rekayasa lalu lintas ini, kendaraan akan dialihkan melalui jalan alternatif yang telah disediakan, yakni melewati jalur ramp untuk arah Bandara Soekarno-Hatta dan sisi bahu luar jalan tol untuk arah Jakarta.

"Detour akan diberlakukan di bentang P1-P3 Ramp 3 Benda Junction KM 32+200 pada Jalan Tol Prof Dr Ir Sedyatmo di kedua arah selama pekerjaan berlangsung," pungkasnya.

Secara rinci, rekayasa lalu lintas dilakukan dengan dua cara. Untuk kendaraan menuju ke arah Bandara Soekarno-Hatta dimulai dari KM 32+200 sampai dengan KM 32+400. Sementara untuk kendaraan arah Jakarta dimulai pada KM 32+300 sampai dengan KM 32+200.

Hingga awal Oktober 2019, ia menambahkan progres konstruksi Jalan Tol JORR II Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran sepanjang 14,19 kilometer ini telah mencapai 60,81 persen. Adapun progres pembebasan lahannya telah mencapai 80,79 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X