Natal 2019, Rini Pastikan Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi

Kompas.com - 30/09/2019, 13:15 WIB
Menteri BUMN Rini M Soemarno meninjau Proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) didampingi Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani, Senin (30/9/2019) KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDERMenteri BUMN Rini M Soemarno meninjau Proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) didampingi Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani, Senin (30/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Rini M Soemarno memastikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) beroperasi penuh pada Desember 2019.

"Jadi pada saat mudik Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, tol layang ini dapat operasional penuh," kata Rini saat meninjau proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated), Senin (30/9/2019).

Hingga saat ini, perkembangan konstruksinya telah mencapai 99 persen, diharapkan pada akhir Oktober pembangunan fisik rampung.

Menurut Rini, pembangunan tol layang tidak seperti jalan bebas hambatan pada umumnya dengan struktur di atas lahan atau sub grade

" Tol layang harus melalui uji beban terlebih dahulu. Jika lulus kemudian dapat sertifikasi pada November, dan Desember beroperasi penuh," imbuh Rini.

Baca juga: Ke Bandung Lewat Tol Layang Jakarta-Cikampek, 1 Jam Lebih Cepat

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani menambahkan, uji beban Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) telah dilakukan pada Senin (23/9/2019) malam.

Proses pengujian beban dilakukan di KM 39 A arah Cikampek oleh Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan (KKJTJ), dengan hasil di atas persyaratan. Ini artinya, untuk tahap pertama aman.

Menteri BUMN Rini M Soemarno meninjau Proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) didampingi Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani, Senin (30/9/2019)KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Menteri BUMN Rini M Soemarno meninjau Proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) didampingi Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani, Senin (30/9/2019)
Uji statis dan uji dinamis dilakukan pada span yang memiliki panjang 75 meter oleh 16 truk berbobot masing-masing 26 ton.

Pengujian beban dilakukan di semua titik yang mewakili, baik tipikal spanlong span 75 meter dan 120 meter, hingga special span.

"Uji beban kedua di beberapa titik seperti di atas Kali Bekasi, dan Grand Wisata dengan 120 meter long span," kata Desi.

Dengan rampungnya jalan tol layang terpanjang di Indonesia, kapasita Jalan Tol Jakarta-Cikampek menjadi bertambah, dari sebelumnya empat lajur menjadi enam lajur.

Desi menambahkan, terkait tarif, disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan perjalanan.

Karena jalan tol layang ini didesain untuk pengguna jarak jauh, menuju bandung, dan kota-kota lain di Pulau Jawa. Sementara untuk para komuter, bisa memanfaatkan jalan tol eksisting. 

"Jadi nanti selisih antara jarak jauh dan dekat tidak terlalu besar. Nanti, kalau terlalu mahal juga tidak ada yang lewat tol layang, tujuan untuk memecah konsnetrasi kemacetan tidak tercapai," urai Desi.

Jalan tol ini diklaim sebagai jalan dengan struktur layang terpanjang di Indonesia, yakni mencapai 36,8 kilometer.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X