Ciputra Buka Peluang Investasi di Tabanan Bali

Kompas.com - 30/09/2019, 11:03 WIB
Ciputra Group tengah fokus pada pemasaran Nivata Residence di Tabanan, Bali, yang seluas 6 hektar. Proyek yang dikembangkan sejak setahun lalu itu meliputi unit rumah dan kavling. Dok Ciputra GroupCiputra Group tengah fokus pada pemasaran Nivata Residence di Tabanan, Bali, yang seluas 6 hektar. Proyek yang dikembangkan sejak setahun lalu itu meliputi unit rumah dan kavling.
Editor M Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak pertama kali memasarkan proyek Ciputra Beach Resort, Bali, pada 2016 lalu, Ciputra Group saat ini fokus Sadana Residence. Ini merupakan produk tahap pertama proyek Ciputra Beach Resort yang sudah habis terjual.

Saat ini fokus pemasaran Ciputra berada di Nivata Residence seluas 6 hektar. Proyek yang dikembangkan sejak setahun lalu di Tabanan itu meliputi unit rumah dan kavling.

Andreas Raditya, General Manager Marketing Ciputra Group, mengatakan proyek yang berada di pinggir pantai eksotis Yeh Gangga itu diharapkan bisa mengundang investor, terutama karena Tabanan punya potensi berkembang pesat karena pembangunan infrastrukturnya yang makin gencar.

"Kawasan yang sudah berkembang seperti Kuta, Seminyak dan Nusa Dua itu kan kawasan favorit. Tapi, harganya sudah menuju puncaknya dan kenaikannya tentu tidak akan banyak, sementara produk yang ditawarkan sudah cukup banyak sehingga sangat kompetitif. Ini beda dengan Tabanan," kata Andreas, Senin (30/9/2019).

Andreas optimistis, properti di Bali menjadi salah satu prioritas yang sangat menjanjikan bagi para investor. Properti yang dipasarkan membidik segmen menengah atas dengan tambahan nilai dan jaminan income yang berkelanjutan untuk investor.

Adapun Sadana Residence merupakan unit kavling yang ditawarkan dengan ukuran mulai 250 meter persegi hingga 500 meter persegi. Unit kavling terkecil (250 meter persegi) tersebut memiliki lebar 10 meter dan panjang 25 meter dan ditawarkan mulai Rp2,6 miliar sampai unit rumah berkonsep vila mulai Rp5 miliar.

Jika merujuk pencarian online terkait daftar properti di Bali, menurut Andreas, angka yang dihasilkan fantastis, mulai properti sewa hingga jual. Produk yang banyak terdaftar meliputi rumah mewah dan villa.

"Ini menunjukan bahwa Bali merupakan lokasi yang diminati investor properti premium. Bicara Bali kan berarti bicara destinasi wisata dunia yang potensial untuk investasi properti, tapi dalam memilih properti untuk investasi harus memperhatikan faktor lokasi yang memiliki potensi terus tumbuh," ujar Andreas.

Untuk itu, menurut Andreas, Ciputra optimistis bisa mengembangkan Ciputra Beach Resort mengingat pembangunan infrastruktur di Tabanan akan gencar dilakukan. Pembangunan infrastruktur itu meliputi jalan tol yang akan melintas di Kabupaten Tabanan, yakni tol Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka (28 km), Soka-Pekutatan (25,1 km), Pekutatan-Gilimanuk (54,4 km), dan Pekutatan-Lovina (46,7 km).

"Itu belum termasuk pembangunan Bandara Bali Utara di sekitar Pantai Lovina, Kubutambahan, Buleleng. Kalau sudah terealisasi, maka traffic di kawasan Tabanan juga akan ikut bergerak dan itu peluang bagi pertumbuhan harga tanah dan properti di kawasan itu," tambah Andreas.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X