6 Panduan Mendesain Dapur

Kompas.com - 28/09/2019, 08:00 WIB
Desain dapur

DekorumaDesain dapur

KOMPAS.com - Pakar kuliner Indonesia William Wongso pernah mengatakan bahwa dapur bukan hanya tempat untuk menyiapkan makanan dan memasak, tapi juga jantung dari sebuah hunian.

Dapur bisa memberikan ikatan emosional dan memori yang berkesan bagi anggota keluarga dengan berbagai pengalaman dan kegiatan yang dilakukan bersama-sama di dapur.

Kegiatan-kegiatan yang dimaksud adalah keterlibatan dalam proses yang berkaitan dengan aspek kuliner.

Sebut saja, membantu orang tua menyiapkan sarapan atau makan malam, makan bersama, mengobrol, minum kopi atau teh sambil makan cemilan, dan aktivitas lain yang semakin mempererat hubungan keluarga.

Desain rumah modern mulai menjadikan dapur sebagai centerpiece dari desain interior sebuah rumah.

Orang-orang berlomba-lomba untuk menciptakan dapur yang juga mengedepankan sisi estetika. Namun, fungsionalitas juga tidak boleh dilupakan.

Maka dari itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses desain dapur di hunian Anda.

1. Utamakan Sirkulasi dan Ventilasi Udara

Utamakan Sirkulasi dan Ventilasi UdaraDekoruma Utamakan Sirkulasi dan Ventilasi Udara
Sirkulasi dan ventilasi udara menjadi yang utama karena selain memastikan dapur menjadi sejuk dan berudara segar, sirkulasi dan ventilasi juga bisa memastikan keamanan penghuni rumah.

Saat menggunaan kompor atau oven, asap panas bisa keluar dengan lebih cepat melalui ventilasi udara yang besar.

Dalam keadaan terburuk seperti kebakaran, ketersediaan ventilasi melalui jendela-jendela besar bisa mengurangi risiko penghuni rumah terjebak di dapur karena api.

Anda juga bisa menambahkan alat penghisap asap atau cooker hood untuk memaksimalkan kondisi udara di dapur.

2. Adopsi Aturan Kitchen Triangle

Adopsi Aturan Kitchen TriangleDekoruma Adopsi Aturan Kitchen Triangle
Sebelum masuk ke urusan estetika desain, pastikan aturan kitchen triangle sudah terpenuhi.

Kitchen triangle menyangkut tiga komponen utama yang membentuk sebuah dapur rumah, yakni kompor, kulkas, dan bak cuci piring.

Selain memastikan aturan tersebut, Anda juga harus menempatkan ketiganya secara strategis agar mudah diakses dan tidak terhalang oleh perabot atau benda lainnya.

Misalnya, menempatkan bak cuci pada counter top yang terletak di tengah dapur, tepat membelakangi kompor. Kemudian, kulkas diletakkan di sisi kiri atau kanan dari kompor.

Dengan begini, proses menyiapkan bahan-bahan dan memasak akan jauh lebih praktis dan mudah dibandingkan saat ketiga komponen ini tersebar cukup jauh satu sama lain.

3. Memaksimalkan Ruang Penyimpanan

Memaksimalkan Ruang PenyimpananDekoruma Memaksimalkan Ruang Penyimpanan
Peralatan masak, makan, dan minum memiliki banyak macam. Bila tidak disimpan dan diatur dengan baik bisa membuat dapur menjadi berantakan.

Oleh sebab itu, maksimalkan ruang penyimpanan di dapur dengan menentukan sebaik-baiknya desain rak, laci, kabinet, dan lemari dapur.

Maksimal dalam hal ini adalah jumlah ruang penyimpanan yang bisa dibuat di dapur.

Biasanya area penyimpanan terletak di sudut maupun tengah bawah konter, kabinet dinding yang bisa ditempelkan hingga ke langit-langit, rak terbuka yang berdiri sendiri maupun menempel di dinding, hingga beberapa titik gantungan untuk panci, penggorengan, atau handuk tangan.

4. Elemen Warna, Material, dan Dekorasi

Elemen Warna, Material, dan DekorasiDekoruma Elemen Warna, Material, dan Dekorasi
Mulai memasuki aspek visual dan estetika, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah perpaduan warna yang disesuaikan dengan tema keseluruhan dapur, pemilihan material yang mendukung, dan dekorasi.

Penggunaan warna-warna netral terang dan dipadukan dengan elemen alami seperti kayu berwarna muda jadi tren saat ini.

Selain itu, bisa dikombinasikan juga dengan finishing kabinet dan lapisan marmer klasik untuk bagian atas konter.

Di luar aspek-aspek tersebut, jangan ketinggalan untuk menambahkan elemen-elemen dekoratif seperti tanaman dalam ruangan, buah-buahan asli atau imitasi dalam wadah yang cantik, atau peralatan-peralatan seperti gelas atau toples kaca untuk jadi pemercantik ruangan.

5. Jangan Lewatkan Pencahayaan

Elemen Warna, Material, dan DekorasiDekoruma Elemen Warna, Material, dan Dekorasi
Ketika aspek fungsionalitas dan estetika sudah dieksekusi dengan baik, pencahayaan juga perlu diperhatikan dengan saksama karena merupakan elemen yang penting.

Mau sebagus apapun desain dapur, jika pencahayaannya tidak maksimal, hasilnya akan sama saja dan tidak bisa memberikan efek yang Anda inginkan.

Jangan hanya puas dengan penggunaan lampu utama di tengah-tengah ruangan dan cahaya alami dari jendela.

Bila memungkinkan, tambahkan pencahayaan di bawah kabinet dinding di dapur untuk menerangi bagian backsplash, pencahayaan built-in di lemari-lemari dapur, sampai penambahan cahaya eksternal dari lampu meja atau lampu lantai.

Lampu-lampu ini akan menjadi elemen dekoratif.

6. Samarkan Tempat Sampah

Samarkan Tempat SampahShutterstock Samarkan Tempat Sampah
Saat desain dapur sudah sesuai dengan keinginan, urusan pembuangan limbah yang tidak cerdas bisa mengganggu keseluruhan tampilan dapur.

Sayang sekali jika dapur yang sudah didesain dengan matang masih harus terganggu dengan tempat sampah lantai yang terbungkus kantong plastik.

Tempat sampah bisa disatukan dan “menyamar” sebagai salah satu laci di bagian bawah konter dapur.

Ubah salah satu laci menjadi tempat sampah ukuran besar dengan posisi tepat di bawah counter top.

Setelah Anda selesai mengolah bahan makanan yang menghasilkan sampah, Anda bisa dengan mudah membuangnya dengan cara menggeser sisa makanan ke dalam tempat sampah built-in Anda.

Dapur yang punya desain yang cantik dan nyaman akan menjadi tempat yang lebih bermakna untuk keluarga dalam beraktivitas.

Jantung rumah Anda harus didesain sesuai dengan karakter Anda, matang, dan indah saat dipandang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X