Sayembara Desain Ibu Kota Baru Segera Digelar

Kompas.com - 12/09/2019, 17:35 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Kementerian PUPRMenteri PUPR Basuki Hadimuljono

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah dalam waktu dekat akan menggelar sayembara mendesain ibu kota negara baru di Kalimantan Timur. Sayembara dilaksanakan dua tahap, yaitu di dalam negeri dan internasional. 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan, desain ibu kota baru yang selama ini telah beredar di masyarakat bukanlah desain final. 

Desain tersebut hanyalah gambaran atas sejumlah kriteria yang diinginkan pemerintah dalam merencana dan mengembangkan ibu kota baru, dengan mengusung konsep smart dan green city. 

"Rencana desain ibu kota sudah kami siapkan dan kemarin sudah saya laporkan ke Presiden tahapannya. Kami harus transparan untuk semua bisa berkontribusi, karena ini ibu kota negara. Tidak bisa tertutup pada orang maupun company untuk mendesain," ungkap Basuki kepada Kompas.com, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Ini Dia Gagasan Desain Ibu Kota Baru di Kalimantan

Untuk tahap awal, pemerintah tengah mencari juri yang akan terdiri atas 7-9 orang dari berbagai latar belakang berbeda, mulai dari unsur pemerintah, praktisi, hingga akademisi. 

Setelah itu, kriteria sayembara akan dimatangkan oleh para dewan juri tersebut untuk mendapatkan hasil atau gambaran yang lebih komprehensif. 

"Sayembara akan dibuka secara nasional. Jadi semua orang boleh ikut, mungkin ratusan orang, semua bisa berkontribusi. Dari situ dipilih tiga karya, dan juri akan memutuskan tiga dari nasional," terangnya.

Dari tiga pemenang itu kemudian akan dikompetisikan lagi di tingkat internasional. Hal ini untuk mendapatkan pandangan yang lebih lengkap dari para perancang tata kota level dunia.

Hasil rancangan dari pemenang baik di tingkat nasional maupun internasional akan digabung untuk mendapatkan sebuah desain yang lebih utuh dan saling melengkapi satu dengan yang lain. 

Hal ini dilakukan sekaligus untuk membuka ruang kolaborasi antara perencana dalam negeri dan mancanegara guna meningkatkan kemampuan dan menambah pengalaman dari masing-masing pihak. 

"Itu nanti baru kawasannya, dan belum gedung-gedung-nya. Nah itu (gedung) yang ngerjain arsitek. Kalau ini kan lulusan dari perencanaan kota dan desain gedung-gedungnya nanti sayembara lagi," jelas Basuki.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X