Ini Lima Bali Baru Super Prioritas dengan Anggaran Rp 7,1 Triliun

Kompas.com - 11/09/2019, 15:26 WIB
Presiden Joko Widodo mengunjungi Dermaga Jety Samosir di kawasan Pantai Pasir Putih, Samosir, Sumut, Selasa (30/7/2019). Kedatangan Presiden itu untuk meninjau pengembangan wisata di kawasan Danau Toba yang akan dijadikan destinasi wisata berkelas dunia. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYPresiden Joko Widodo mengunjungi Dermaga Jety Samosir di kawasan Pantai Pasir Putih, Samosir, Sumut, Selasa (30/7/2019). Kedatangan Presiden itu untuk meninjau pengembangan wisata di kawasan Danau Toba yang akan dijadikan destinasi wisata berkelas dunia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah menetapkan lima kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) atau Bali Baru dengan status " super prioritas".

Tak main-main, kelima Bali Baru super prioritas ini bakal mendapat kucuran dana pembangunan infrastruktur senilai Rp 7,1 triliun pada 2020.

Anggaran tersebut melonjak signifikan bila dibandingkan tahun 2019 ini yang hanya sebesar Rp 1,7 triliun.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, anggaran fantastis dikucurkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang konektivitas, sumber daya air, perumahan dan pemukiman.

Baca juga: Tumbuhkan Kompetisi, Tiga Akses Kawasan Danau Toba Dibangun

"Sektor pariwisata adalah sektor unggulan yang harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Selasa (10/9/2019).

Berikut lima Bali Baru super prioritas dimaksud:

1. Danau Toba

Untuk mendukung Danau Toba, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, membangun infrastruktur di antaranya Jembatan Tano Pangol di Kabupaten Samosir 1,2 kilometer senilai Rp 297 miliar dengan masa pelaksanaan tahun 2020-2021.

Salah satu dermaga di kawasan Danau Toba.DANI PRABOWO Salah satu dermaga di kawasan Danau Toba.
Kemudian Preservasi dan Pelebaran Jalan Lingkar Samosir dengan total anggaran Rp 526 miliar.

Sementara infrastruktur Sumber Daya Air berupa pelebaran Alur Tano Ponggol dari 25 meter menjadi 80 meter dengan panjang 120 meter dengan anggaran Rp 325 miliar.

Kementerian PUPR juga melakukan Penataan Kawasan Parapat yakni Pembangunan Gerbang Kawasan Rp 148,2 miliar, dan Penataan Ruang Publik Parapat dengan anggaran Rp 50 miliar.

2. Borobudur

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X