5 Kawasan Pariwisata Super Prioritas Dapat Kucuran Rp 7,1 Triliun

Kompas.com - 10/09/2019, 21:44 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Kementerian PUPRMenteri PUPR Basuki Hadimuljono

JAKARTA, KOMPAS.com - Lima destinasi wisata super prioritas bakal mendapat alokasi anggaran pembangunan infrastruktur Rp 7,1 triliun pada 2020.

Anggaran tersebut meonjak signifikan bila dibandingkan tahun ini sebesar Rp 1,7 triliun.

Kelima destinasi wisata itu yakni Danau Toba, Borobudur, Lombok, Labuan Bajo, serta Manado-Bitung-Likupang. 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, anggaran fantastis dikucurkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang konektivitas, sumber daya air, perumahan dan pemukiman. 

"Sektor pariwisata adalah sektor unggulan yang harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Selasa (10/9/2019). 

Baca juga: Jadi KSPN, Kebutuhan Air Kawasan Danau Toba Makin Meningkat

Untuk mendukung Danau Toba, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, membangun infrastruktur diantaranya Jembatan Tano Pangol di Kabupaten Samosir 1,2 kilometer senilai Rp 297 miliar dengan masa pelaksanaan tahun 2020-2021.

Kemudian Preservasi dan Pelebaran Jalan Lingkar Samosir dengan total anggaran Rp 526 miliar. 

Sementara infrastruktur Sumber Daya Air berupa pelebaran Alur Tano Ponggol dari 25 meter menjadi 80 meter dengan panjang 120 meter dengan anggaran Rp 325 miliar.  

Kementerian PUPR juga melakukan Penataan Kawasan Parapat yakni Pembangunan Gerbang Kawasan Rp 148,2 miliar, dan Penataan Ruang Publik Parapat dengan anggaran Rp 50 miliar. 

Di KSPN Borobudur, akan dilakukan kegiatan berupa penataan kawasan permukiman Borobudur dengan membangun Gerbang Palbapang dan penataan koridor Jalan Mayor Kusen dengan dana Rp 150 miliar.

Kemudian pembangunan Gerbang Klangon dan penataan jalan Klaben, Gerbang Wisata Borobudur serta Penataan parkir, Drop Off dan Koridor pedagang Kaki Lima di kawasan Candi Mendut mendapat alokasi Rp 70 miliar.

Baca juga: Yori Antar Rancang KSPN Danau Toba Lebih Futuristik Berkarakter Lokal

Adapun untuk KSPN Lombok akan dilakukan  pembangunan Jalan Bandara Internasional Lombok (BIL)–Kuta Mandalika dengan panjang 17 kilometer dan lebar 25 meter dengan anggaran Rp 1,45 triliun.

Berikutnya pembangunan Promenade Rp 20 miliar, pengembangan kawasan Gili sebesar 50 miliar, dan pengembangan Geopark Rinjani anggaran Rp 30 miliar.

Untuk KSPN Labuan Bajo, pada tahun 2020 meningkatkan jalan dan trotoar ruas jalan Soekarno Hatta Atas, peningkatan jalan dan trotoar ruas jalan Soekarno Hatta Bawah,  penataan kawasan Puncak Waringin, Batu Cermin, Kampung Baru, Bukit Pramuka, serta Kawasan Rinca.

Kemudian untuk KSPN Manado–Bitung–Likupang akan diselesaikan pembangunan Bendungan Kuwilkawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, dan peningkatan Jalan Akses Likupang.

Juga pembangunan Jembatan Bitung–Pulau Lembeh, Jalan Tol Manado–Bitung, penataan Kawasan Bunaken, penataan Kawasan Pantai Malalayang, dan Kawasan Wisata Pantai PAAL–Likupang.

Kelima KSPN super prioritas tersebut merupakan bagian dari 10 "Bali Baru" yang dikembangkan pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. 



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X