Tantangan Makin Berat, Pemerintah Digitalisasi Data Infrastruktur

Kompas.com - 10/09/2019, 18:13 WIB
Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Dokumentasi Jasa MargaJalan Tol Balikpapan-Samarinda

Hal serupa juga terjadi Bali dan Nusa Tenggara yang mengalami defisit baja 53.388 ton dan beton pracetak dan prategang 390.590 ton.

Adapun di Sulawesi defisit terjadi untuk baja 84.010 ton, dan beton pracetak dan prategang 324.549 ton.

Baca juga: 1.500 Kilometer Tol Ditargetkan Beroperasi Hingga Akhir Jabatan Jokowi

Sementara di Sumatera, kemampuan supply lebih besar dari pada demand. Namun di Pulau Jawa, terjadi defisit aspal buton sebesar 6.239 ton.

Digitalisasi data

Ke depan, Syarif menambahkan, Kementerian PUPR berencana melakukan digitalisasi data rantai pasok guna memberikan informasi yang lebih akurat.

Melalui digitalisasi ini diharapkan mampu mengatasi persoalan efektivitas supply dan demand yang ada. 

Dalam proses digitalisasi ini, Kementerian PUPR tidak akan bekerja sendiri, melainkan berkolaborasi dengan pihak lain yang memang bermain di sektor ini. 

"Bisa saja mereka kurang satu sisi berlebih sisi lain, ini dua hal yang perlu diseimbangkan. Nah kebutuhan ini perlu dikoordinasikan sehinga kekurangan di beberapa daerah katakanlah kurang di daerah Papua atau timur itu bisa ditutupi dengan daerah-daerah lain," tutup Syarif.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X