Hutama Karya Tunggu Skema Kerja Sama Soal Ibu Kota Baru

Kompas.com - 05/09/2019, 13:25 WIB
Direktur Utama PT Hutama Karya (HK) Persero, Bintang Perbowo memberi penjelasan dalam sebuah diskusi di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (5/9/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGADirektur Utama PT Hutama Karya (HK) Persero, Bintang Perbowo memberi penjelasan dalam sebuah diskusi di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo mengaku, masih menunggu skema kerja sama yang akan ditempuh pemerintah dalam membangun ibu kota baru di Kalimantan Timur. 

" Ibu kota baru ini seru ya, tapi undang-undang sedang digarap, kami enggak tahu skemanya nanti bagaimana," kata Bintang di Kantor Kementerian BUMN, Kamis (5/9/2019).

Menurut dia, pemerintah tentu membutuhkan anggaran besar bila pemindahan tersebut jadi direalisasikan.

Baca juga: Pemerintah Tak Bisa Kendalikan Harga Lahan di Kawasan Ibu Kota Baru

Dari perhitungan sementara, kebutuhan anggaran untuk mengembangkan ibu kota baru di atas lahan seluas 180.000 hektar mencapai Rp 466 triliun. 

Salah satu langkah pemerintah dalam mendapatkan dana segar yakni dengan cara menjual atau menyewakan ruang perkantoran kosong yang ada di Jakarta kepada swasta atau BUMN.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap, agar pembangunan ibu kota baru tidak berasal dari utang. 

"Kalau pindah, di sini pasti banyak kantor-kantor, lahan departemen yang bisa dimanfaatkan untuk bisnis. Nanti UU-nya dibebaskan atau dikonsesi sekian puluh tahun. Jadi masih perlu waktu juga untuk undang-undangnya," tuntas Bambang.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X