Catatan Lengkap Peruntukkan Anggaran Infrastruktur Rp 42,95 Triliun

Kompas.com - 01/09/2019, 11:29 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Kementerian PUPRMenteri PUPR Basuki Hadimuljono
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mengalokasikan Rp 42,95 triliun Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (R-APBN) 2020 untuk peningkatan akses konektivitas di seluruh wilayah Indonesia.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan, anggaran tersebut merupakan bagian dari alokasi yang akan diterima Kementerian PUPR dengan total Rp 120,21 triliun.

Secara rinci, anggaran konektivitas ini akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan sebesar Rp 28,97 triliun dan jembatan sebesar Rp 9,47 triliun.

Peningkatan infrastruktur jalan tersebut terdiri dari pembangunan jalan baru sepanjang 793,11 kilometer dengan anggaran Rp 8,43 triliun.

Baca juga: Menteri Basuki: Anggaran SDA Terbesar untuk Bendungan dan Embung

Di antaranya melanjutkan pembangunan jalan perbatasan Kalimantan, NTT, dan Papua atau Trans Papua.

"Kemudian jalan Selatan Jawa, By Pass Bandara Internasional Lombok (BIL), Kuta Mandalika (NTB) dan Jalan Lingkar Utara Brebes (Jateng)," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/8/2019).

Berikutnya, akan digunakan untuk pelebaran jalan dengan menambah lajur sepanjang 43,99 kilometer seperti di Dolok Sanggul–Siborong Borong, (Sumut-KSPN Danau Toba); Batas Kota Lhokseumawe/Aceh Utara–Lhokseumawe (Aceh); Anjir Pasar–Serapat (Kalsel); Ponorogo–Madiun (Jatim); Urip Sumoharjo–Cilacap (Jateng); dan Batas Kabupaten Tebo/Kabupaten Bungo–Muara Tebo (Jambi), dengan total anggaran Rp 510 miliar.

Ketiga, pelebaran jalan menuju standar sepanjang 200 kilometer antara lain di Jalan Batas Kota Sanggau–Sekadau (Kalbar), Blora–Cepu (Jateng), Cibaliung-Sumur (Banten), Tembesi-Tanjung Berikat (Kepri), Pangururan-Nainggolan (Sumut), Malang-Lumajang (Jatim), Tapan-Batas Provinsi Bengkulu (Sumbar), Wolo-Batas Kolaka (Sultra), dan Cianjur-Naringgul-Cidaun (Jabar) dengan anggaran sebesar Rp 1,19 triliun.

Selanjutnya rehabilitas atau rekonstruksi jalan sepanjang 5.965 kilometer dengan anggaran sebesar Rp 15,99 triliun diantaranya Jalan Batas Kota Palembang-Batas Kayuagung (Sumsel), Zona Lima-Muara Sabak (Jambi), dan Kebumen-Purworejo-Karangnongko (Jateng).

Lalu, Jalan Batas Kabupaten Konawe-Pohara (Sultra) yang terputus akibat banjir bandang pada bulan Juni 2019, Taniwel-Saleman (Maluku), dan Mameh-Bintuni (Papua Barat) dan Penanganan Drainase Jalan Nasional".

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X