Kompas.com - 30/08/2019, 07:00 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Lintasan yang lurus, dan mulus, serta trek yang demikian panjang dengan pintu gerbang berjarak puluhan kilometer ke pintu gerbang lainnya, menjadikan Tol Trans Sumatera memiliki tantangan tersendiri.

Butuh konsentrasi tinggi serta kewaspadaan ekstra untuk melintasi Tol Trans Sumatera. Hal ini dialami Tim Kompas.com Merapah Trans Sumatera 2019 saat melakukan ekspedisi melintasi lima ruas tol.

Dari lima ruas tol tersebut, pembangunan empat ruas tol di antaranya dikerjakan PT Hutama Karya (Persero).

Keempatnya masing-masing Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,7 kilometer, Terbanggi Besar-Pematang Panggang yang membentang 112 kilometer, Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 77 kilometer, dan Palembang-Indralaya sepanjang 22 kilometer.

Sementara satu ruas tol lainnya yakni Kayu Agung-Palembang sepanjang 111,69 kilometer dikerjakan oleh PT Waskita Toll Road.

Baca juga: Dua Ruas Tol Trans Sumatera Menunggu Diresmikan Presiden Jokowi

Manajer Teknik Hutama Karya Tol Pematang Panggang-Kayu Agung Ahmadi mengakui, trek lurus Tol Trans Sumatera, terutama area yang menjadi wilayah kerjanya, kerap membuat pengendara mengantuk.

"Sisi kiri dan kanan perkebunan kelapa sawit, belum ada aktivitas ekonomi atau keramaian seperti di Tol Trans Jawa. Hal ini sering membuat pengemudi terlena, dan akhirnya mengantuk. Ini yang pernah saya alami," ungkap Ahmadi menjawab Kompas.com, Kamis (29/8/2019).

Rest Area KM 215 B Ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, dalam event Merapah Trans Sumatera 2019.                   Kristianto Purnomo/Kompas.com Rest Area KM 215 B Ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, dalam event Merapah Trans Sumatera 2019.
Oleh karena itu, Ahmadi menyarankan para pengguna jalan tol untuk beristirahat selama beberapa saat guna menyegarkan kembali kondisi dan stamina tubuh setelah lelah mengemudi selama berjam-jam tanpa henti.

Pasalnya, lanjut dia, interval antara satu gerbang tol ke gerbang tol lainnya terbilang jauh. Jaraknya bisa mencapai puluhan kilometer.

"Dari Gerbang Tol Pematang Panggang ke Kayu Agung saja mencapai 85 kilometer," kata Ahmadi. 

Baca juga: Catatan Penting, Tersedia 6 Rest Area di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

Pemimpin Proyek Hutama Karya Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang Bambang Eko mengatakan hal senada.

Menurut Bambang, butuh stamina fit untuk mengemudi di Jalan Tol Trans Sumatera. Namun begitu, kalaupun lelah, pengguna tol dapat rehat di tempat istirahat atau rest area yang dilengkapi berbagai macam fasilitas.

"Kami telah menyediakan lima rest area di sepanjang Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang. Masing-masing jalur A dan B terdapat tiga rest area," kata Bambang.

Kelima rest area tersebut berada di KM 163 A, KM 172 B, KM 208 A, KM 215 B, dan KM 234 A.

Seluruh tempat istirahat ini merupakan rest area Tipe A yang dilengkapi fasilitas ibadah masjid berkapasitas 300 jemaah, toilet, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), mini market, gerai UMKM, ritel komersial, gerai isi ulang kartu tol, dan lain sebagainya.

Simpang Susun Kota Baru Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi BesarKristianto Purnomo/Kompas.com Simpang Susun Kota Baru Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar
"Khusus tempat istirahat KM 215 B sudah siap untuk digunakan atau ready to use. Tinggal diresmikan penggunaannya. Sementara empat rest area lainnya masih dalam tahap konstruksi dengan progres sudah mencapai 80 persen hingga 90 persen," tutur Bambang.

Fasilitas tempat istirahat juga terdapat di ruas Pematang Panggang-Kayu Agung. Ahmadi menerangkan, pihaknya tengah mengerjakan pembangunan empat rest area  Tipe A di KM 269 B, KM 277 A, KM 311 A dan KM 311 B.

"Kami menargetkan seluruh tempat istirahat ini selesai dikerjakan pada Desember, jelang Libur Natal 2019, dan Tahun Baru 2020," imbuh Ahmadi.

Baca juga: Ekspedisi Kompas.com Merapah Trans Sumatera 2019 Dimulai

Rencananya ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan Pematang Panggang-Kayu Agung dengan total panjang 189 kilometer, diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada September 2019 mendatang.

Selain di dua ruas tol ini, rest area yang diharapkan dapat segera beroperasi terdapat di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar. Ruas tol ini sudah bertarif sejak 17 Mei 2019 setelah diresmikan Presiden pada 8 Maret 2019.

Ruas tol yang dirancang sepanjang 140,7 kilometer ini dilengkapi enam rest area yang berada di KM 33 A, KM 87 A, KM 33 B, KM 87 B, KM 116 A dan KM 116 B.

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.