Pemerintah Anggarkan Rp 4,89 Triliun Benahi 5 Kawasan Pariwisata

Kompas.com - 28/08/2019, 18:32 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Kementerian PUPRMenteri PUPR Basuki Hadimuljono
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengapatkan alokasi pagu anggaran di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 120,21 triliun. Anggaran tersebut bertambah Rp 16,34 triliun dari pagu indikatif sebesar Rp 103,87 triliun.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 4,89 triliun akan dialokasikan untuk mendukung pengembangan lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional ( KSPN) Prioritas.

"Pertama untuk Danau Toba sebesar Rp 1,71 triliun. Dukungan kegiatan antara lain untuk pelebaran Alur Tano Ponggol di Danau Toba, Kabupaten Samosir," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Kompleks Parlemen, Rabu (28/8/2019).

Selanjutnya, untuk pelebaran jalan menuju standar Pangururan-Nainggolan, pembangunan terpadu kawasan wisata Lumban Pea, dan Pembangunan baru rumah pariwisata swadaya sebanyak 2.543 unit.

Berikutnya, Rp 1,44 triliun dialokasikan untuk pengembangan KSPN Borobudur. Pengembangan itu antara lain digunakan untuk pembangunan prasaran pengendali banjir kawasan strategis New Yogyakarta International Airport pada DAS Bogowonto dan DAS Serang, serta rekonstruksi Jalan Keprekan-Borobudur.

Selain itu, untuk penataan kawasan pemukiman meliputi trotoar/pedestrian, drainase, street furniture dan lansekap, serta pembangunan baru pariwisata rumah swadaya sebanyak 965 unit.

Adapun untuk mendukung KSPN Mandalika anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 465,6 miliar, antara lain digunakan untuk pembangunan saluran pengendali banjir KEK Mandalika, pembangunan jalan Bandara Internasional Lombok-Mandalika.

"Kemudian, pengembangan kawasan wisata tiga gili, dan pembangunan baru rumah swadaya 1.242 unit," ujarnya.

Untuk penataan KSPN Labuan Bajo, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 822,6 miliar. Dukungan kegiatan meliputi revitalisasi Dermaga Pulau Rinca dan Lohbuaya, peningkatan jalan dan penataan trotoar dan drainase dalam kota Labuan Bajo.

Selain itu, juga dilakukan penataan kawasan Pantai Kampung Ujung, Marina, hingga Bukit Pramuka, serta pembangunan baru rumah swadaya pariwisata sebanyak 315 unit.

"Terakhir untuk Manado-Bitung-Likupang sebesar Rp 440,2 miliar," ungkapnya.

Dukungan itu meliputi pembangunan bangunan pengendali banjir Sungai Likupang di Kabupaten Minahasa Utara, pembangunan MORR III, penataan kawasan Pantai Tanjung Pulisan dan Pantai Malalayang, serta pembangunan baru rumah swadaya pariwisata sebanyak 300 unit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X