Kompas.com - 21/08/2019, 17:30 WIB
Pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek lintas pelayanan dua Cawang-Dukuh Atas di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019). Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menutup Jalan Setiabudi Tengah dari 17 Juni 2019 hingga 28 Februari 2020 mendatang. Penutupan jalan dilakukan untuk mengefektifkan pembangunan proyek LRT serta menghindari resiko kecelakaan pengguna jalan. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja menyelesaikan pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek lintas pelayanan dua Cawang-Dukuh Atas di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019). Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menutup Jalan Setiabudi Tengah dari 17 Juni 2019 hingga 28 Februari 2020 mendatang. Penutupan jalan dilakukan untuk mengefektifkan pembangunan proyek LRT serta menghindari resiko kecelakaan pengguna jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto mengungkapkan pembebasan lahan masih menjadi kendala dalam penyelesaian proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Terutama, lahan depo di Bekasi Timur. 

Saat ini, progres konstruksi LRT Jabodebek untuk ketiga relasinya telah mencapai 64 persen. Adapun untuk pembebasan lahan depo, dari total 11 hektar lahan yang dibutuhkan, masih ada sekitar 30 persen yang belum bebas. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekarang sudah 70 persen, ditargetkan September selesai," ungkap Budi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Baca juga: 4 Set Kereta LRT Jabodebek Tiba Akhir Agustus 2019

Saat ini, emiten konstruksi bersandi ADHI tersebut tengah melakukan pembangunan struktur pondasi dan pusat kendali operasi (OCC).

Budi merinci, progres konstruksi untuk relasi Cawang-Cibubur telah memcapai 84 persen. Sedangkan, konstruksi untuk relasi Cawang-Kuningan-Dukuh Atas mencapai 53,87 persen dan Cawang-Bekasi Timur 58 persen. 

Akhir Agustus 2019, empat rangkaian kereta (train set) yang dipesan melalui PT INKA (Persero) akan tiba di Jakarta, untuk kemudian dilakukan running test pada September 2019.

"Insya Allah akhir bulan akan datang dan akan running test. Jadi masih gunakan jalur yang sudah ada dari lintas layanan satu," pungkas Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.