Waskita Kantongi Izin Jual 9 Jalan Tol

Kompas.com - 20/08/2019, 15:00 WIB
Foto udara Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo dibangun oleh PT Waskita Toll Road di Jawa Timur, Minggu (26/5/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGFoto udara Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo dibangun oleh PT Waskita Toll Road di Jawa Timur, Minggu (26/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Keuangan dan Strategi PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Haris Gunawan menyatakan perseroan telah mengantongi izin untuk menjual konsesi sembilan ruas tol. 

"Sembilan ruas itu Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pasuruan-Probolinggo, Semarang-Batang, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, SRIMP (Kayu Agung-Palembang-Betung), JMKT (Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi), dan Becakayu," ungkap Haris di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Dari kesembilan ruas tersebut, menurut dia, ada lima ruas yang saat ini sedang masuk tahap due diligence dari dua kandidat potensial investor, yaitu dari dalam dan luar negeri.

Baca juga: Waskita Lepas Saham Tol Solo-Ngawi-Kertosono ke Hong Kong

Meski demikian, Haris enggan menyebutkan lima ruas yang dimaksud termasuk investor tersebut. 

"Sekarang masih berjalan, kita belum bisa announce karena masih dalam proses," ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra menyebut, ada dua ruas yang hendak didivestasikan pada tahun ini, yakni ruas Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono.

Di kedua ruas ini, WSKT mengempit 40 persen saham pada masing-masing badan usaha jalan tol (BUJT).

Sementara itu, Direktur Utama PT Waskita Toll Road Herwidiakto menyebut, calon pembeli kedua ruas tol ini berasal dari Hong Kong. Kendati demikian, ia enggan mengumumkan calon pembeli yang dimaksud.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X