Kepastian Buat Konsumen Dijamin Aturan Baru PPJB

Kompas.com - 19/08/2019, 18:28 WIB
Konferensi pers sindikat penipuan jual beli rumah mewah dengan modus notaris palsu di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2019). RINDI NURIS VELAROSDELAKonferensi pers sindikat penipuan jual beli rumah mewah dengan modus notaris palsu di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menilai, terbitnya aturan baru terkait Perjanjian Pendahuluan Jual Beli ( PPJB) untuk memberikan kepastian kepada konsumen yang hendak membeli hunian.

Peraturan Menteri PUPR Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem PPJB Rumah ini menggantikan Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 9 Tahun 1995 tentang PPJB Rumah dan Nomor 11 Tahun 1994 tentang PPJB Sarusun.

"Dengan diundangkannya Permen PUPR tentang PPJB ini dampaknya lebih memberikan kepastian bagi calon pembeli rumah. Karena Permen PUPR ini mengatur syarat pemasaran, minimal informasi pemasaran dan kewajiban PPJB dalam bentuk notaris yang mana tidak diatur sebelumnya," kata Khalawi kepada Kompas.com, pekan lalu.

Baca juga: Aturan Baru Soal PPJB Dinilai Kurang Adil

Ia menyebut, ada dua hal pokok yang diatur di dalam permen tersebut. Pertama, setiap pembeli yang telah membayar uang, pertama kali wajib dibuatkan PPJB yang dibuat dihadapan notaris untuk menjaga legalitas hukum perjanjian. 

Kedua, diatur jadwal pembangunan dan sanksi masing-masing pihak bila terjadi pembatalan.

"Dampak bagi konsumen memastikan keterbangunan rumah dan melindungi hak konsumen dalam transaksi rumah," ujarnya.

Sebelumnya, permen baru ini dinilai kurang memberikan keadilan kepada pengembang. 

"Ada pengaturan mengenai keterlambatan pengembalian pembayaran oleh pengembang kepada pembeli, tapi tidak ada ketentuan denda jika pembeli terlambat bayar. Hal ini tidak ada ail untuk pengembang," kata nalis hukum pertanahan dan properti Eddy Leks kepada Kompas.com.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X