Kata Jokowi, Infrastruktur Harus Mendukung Mitigasi Bencana

Kompas.com - 16/08/2019, 11:32 WIB
Presiden Jokowi megenakan baju adat Sasak NTB saat berpidato di sidang tahunan DPR-DPD, Jumat (16/8/2019). Biro pers setpresPresiden Jokowi megenakan baju adat Sasak NTB saat berpidato di sidang tahunan DPR-DPD, Jumat (16/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menegaskan pentingnya memperkuat manajemen risiko dalam menghadapi ancaman gejolak ekonomi global dan bencana yang terjadi secara tidak terduga. 

Sebagai negara yang dikelilingi ring of fire, bencana alam dapat terjadi di Indonesia sewaktu-waktu. 

"Hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan wilayah rentan bencana. Gempa bumi, tanah longsor, gunung meletus, tsunami, kebakaran hutan, banjir," kata Presiden saat menyampaikan pidato kenegaraan di Kompleks Parlemen, Jumat (16/8/2019).

Baca juga: Di Depan Parlemen, Jokowi Minta Izin Pindahkan Ibu Kota

Oleh karena itu, kesigapan dan kewaspadaan untuk menghadapi situasi yang tidak pasti sangat penting untuk dibangun.

Salah satu caranya yakni dengan menerapkan pembangunan infrastruktur yang memitigasi setiap risiko yang akan terjadi.

"Infrastruktur harus disiapkan mendukung mitigasi risiko bencana. Masyarakat juga harus waspada dan sadar risiko," tegasnya.

Baca juga: Naskah Lengkap Pidato Jokowi tentang RAPBN 2020 dan Nota Keuangan



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X