Soal Tukar Guling Aset Negara, Ciputra Masih Wait and See

Kompas.com - 11/08/2019, 12:00 WIB
Kantor Kementerian Perhubungan Tribun Jakarta/Suci FebriastutiKantor Kementerian Perhubungan

Ketiga, menjual langsung gedung kantor yang dimiliki ke pengembang. Keempat, sewa gedung dengan syarat pengembang mau berkontribusi dalam pembangunan ibu kota baru.

Tulus menambahkan, Ciputra akan menyatakan minat jika seluruh aspek seperti lokasi, peruntukan, nilai koefisien dasar bangunan (KDB), nilai komersial, dan syarat serta ketentuannya sudah jelas dan clear.

Baca juga: Aset Negara di Empat Lokasi Ini Bakal Ditukar Guling

"Kalau itu sudah ada, baru bisa menyatakan minat," cetus dia.

Sementara itu, Crown Group, pengembang Australia yang dimotori orang Indonesia Iwan Sunito dan Paul Sathio berminat memberikan kontribusi dalam pembangunan ibu kota baru.

"Saya tentu saja tertarik ikut membangun ibu kota baru Negara Republik Indonesia," kata Iwan menjawab Kompas.com.

Iwan menekankan, adalah tugas bangsa Indonesia, termasuk diaspora seperti dirinya yang juga memiliki pengalaman membangun gedung-gedung bertaraf internasional, mendukung rencana pemerintah.

Crown Group, kata Iwan, akan berkontribusi di bidang edukasi, melalui pembangunan kampus-kampus dan perguruan-perguruan tinggi yang dikelola oleh institusi pendidikan ternama.

"Saya punya mimpi membawa universitas-universitas terkemuka di dunia, untuk membuka kampusnya di Indonesia," kata Iwan.

 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X