BPJT Tak Setuju Usulan Toilet Berbayar di Rest Area

Kompas.com - 05/08/2019, 23:04 WIB
Pemandangan Rest Area KM 260B Heritage-Banjaratma dari udara Dok. PT PP Sinergi BanjaratmaPemandangan Rest Area KM 260B Heritage-Banjaratma dari udara

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT) Danang Parikesit tak setuju usulan toilet berbayar di rest area atau tempat istirahat di jalan tol.

Menurut dia, keberadaan toilet merupakan bagian dari pelayanan yang diberikan pengelola jalan tol kepada masyarakat. Untuk itu, sudah seharusnya seluruh toilet dapat digunakan secara gratis.

"Memang enggak boleh, karena kan bagian dari pelayanan. Kita harus definisikan, mana bagian dari pelayanan, mana bagian dari yang memberikan nilai tambah," kata Danang di kantornya, pekan lalu.

Sama halnya seperti tempat parkir, imbuh dia, toilet merupakan bagian dari fasilitas yang diberikan kepada pengguna jalan tanpa adanya pungutan tambahan.

Baca juga: Aprestindo Usul Toilet di Beberapa Rest Area Bertarif Rp 2.000

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Rest Area Indonesia (Aprestindo) R Widie Wahyu mengusulkan, adanya dua macam toilet di rest area yaitu berbayar dan gratis.

Dari sisi perawatan, keduanya akan mendapatkan porsi yang sama. Namun dari sisi fasilitas ada perbedaan.

Usulan pembedaan toilet tersebut muncul lantaran biaya perawatan yang cukup besar. Kendati enggan menyebutkan berapa nilai pastinya, namun Widie mengungkapkan, cukup signifikan.

"Kalau untuk rest area yang ramai itu untuk air saja bisa sampai puluhan juta. Belum listrik, belum lagi sabun, pembersih dan lain-lainnya," kata Widie di Kementerian PUPR, Jumat (2/8/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X