Perumnas Kebut Pembangunan Apartemen "Nempel" Stasiun Tanjung Barat

Kompas.com - 30/07/2019, 15:01 WIB
Mahata Tanjung Barat, Jakarta Selatan. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAMahata Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Perumnas semakin memantapkan proses kerjasamanya dengan PT Kereta Api Indonesia dalam menghadirkan hunian terintegrasi transportasi KRL atau istilahnya hunian nempel stasiun.

Hal itu dipaparkan Anna Kunti Direktur Pemasaran Perum Perumnas terkait peluncuran tower Prasada II Mahata Tanjung Barat, Jakarta, Senin (29/7/30). Anna mengaku senang dengan tingginya animo konsumen terhadap proyek hunian vertikal yang sudah sold out untuk tower tipe subsidinya ini. 

"Bahkan sudah terjual sekitar 85 persen untuk satu tipe komersial sehingga saat ini kami sudah meluncurkan tower komersial berikutnya," kata Anna.

Tower Prasada II ini merangkum 440 unit apartemen yang dipasarkan mulai Rp 500 jutaan. Sampai saat ini pembangunan fisik proyek ini sudah mencapai level 7 dari level basement.

"Untuk target konstruksi kami harap dapat diselesaikan pada semester kedua tahun depan. Kalau target serah terima ke konsumen akan bertahap dilaksanakan mulai pertengahan 2021," ujar Anna.

Proyek yang berdiri di lahan seluas 1,5 hektar tepat di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, itu menelan biaya sekitar Rp 720 milliar. Proyek hunian nempel stasiun ini juga dilengkapi dengan area komersial dan memiliki direct connectivity ke AEON Mall di seberangnya.

Ada 3 tipe unit yang ditawarkan di hunian vertikal ini, mulai studio sampai tipe dua kamar tidur. Berdasarkan survei pasar yang dilakukan secara internal oleh Perumnas, tercatat sekitar 52.24 persen backlog terdapat di Jakarta, namun di sisi lain lahan di Jakarta semakin meroket naik harganya setiap tahunnya.

"Ini yang memacu kami untuk menyiasati setiap idle asset yang dimiliki BUMN atau BUMD di area Jakarta untuk dapat dikerjasamakan atau dioptimalisasi menjadi hunian dengan harga terjangkau," kata Anna.

Di sisi lain, menurut dia, tingginya angka kemacetan menuju pusat kota Jakarta, menurut data Kemenhub, di 2024 akan terjadi konsumsi waktu hingga 4 jam dari kota penyangga seperti Depok, Bogor atau Tangerang menuju Jakarta dengan menggunakan mobil.

"Untuk itu, hunian yang terintegrasi dengan transportasi KRL menjadi salah satu kunci untuk lebih efisien dalam keseharian masyarakat kita," tambah Anna.

Ke depan, papar Anna, setelah mengantongi IMB fondasi pada 2018 dan dilanjut dengan IMB definitif, dia optimistis tahapan konstruksi proyek Mahata Tanjung Barat akan selesai sesuai target.

"Untuk mendorong penjualan kami sudah siapkan promosi, mulai diskon sampai Rp 75 juta pada harga perdana hingga KPA dengan tingkat bunga 4,5 persen fix satu tahun," papar Anna.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahun 2024, Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol Ditargetkan Nol Korban Meninggal

Tahun 2024, Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol Ditargetkan Nol Korban Meninggal

Berita
Jasa Marga Targetkan Penanganan Kecelakaan di Jalan Tol Maksimal 20 Menit

Jasa Marga Targetkan Penanganan Kecelakaan di Jalan Tol Maksimal 20 Menit

Berita
Selasa Puncak Lalin, 109.237 Kendaraan Bakal Tinggalkan Jabotabek

Selasa Puncak Lalin, 109.237 Kendaraan Bakal Tinggalkan Jabotabek

Berita
Tekan Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol, Jasa Marga dan Basarnas Gelar Simulasi Evakuasi Udara

Tekan Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol, Jasa Marga dan Basarnas Gelar Simulasi Evakuasi Udara

Berita
[POPULER PROPERTI] Anjlok 45,5 Persen, 245.945 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

[POPULER PROPERTI] Anjlok 45,5 Persen, 245.945 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Berita
Gerak Cepat BPJN NTT Perbaiki Jembatan dan Jalan Rusak akibat Badai Seroja (1)

Gerak Cepat BPJN NTT Perbaiki Jembatan dan Jalan Rusak akibat Badai Seroja (1)

Berita
Tiga Menteri, Ketua DPR, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Penyekatan Lalin Lebaran 2021

Tiga Menteri, Ketua DPR, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Penyekatan Lalin Lebaran 2021

Berita
Incar Rp 200 Miliar, Paramount Tawarkan 6 Produk Sekaligus Jelang Lebaran

Incar Rp 200 Miliar, Paramount Tawarkan 6 Produk Sekaligus Jelang Lebaran

Perumahan
Mengapa Harga Jual Rumah Seken Bisa Turun? Cek Penyebabnya

Mengapa Harga Jual Rumah Seken Bisa Turun? Cek Penyebabnya

Hunian
7 Rekomendasi Rumah Murah di Bawah Rp 300 Juta

7 Rekomendasi Rumah Murah di Bawah Rp 300 Juta

Perumahan
Staycation di Tangerang, Ini 4 Pilihan Hotel dengan Fasilitas Kolam Renang

Staycation di Tangerang, Ini 4 Pilihan Hotel dengan Fasilitas Kolam Renang

Hotel
Anjlok 45,5 Persen, 245.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-5 Lebaran

Anjlok 45,5 Persen, 245.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-5 Lebaran

Berita
Begini Plus Minus Gunakan Rak Dapur Terbuka di Rumah

Begini Plus Minus Gunakan Rak Dapur Terbuka di Rumah

Interior
Lima Hari Jelang Lebaran, Tol Cipali Masih Diramaikan Kendaraan Logistik

Lima Hari Jelang Lebaran, Tol Cipali Masih Diramaikan Kendaraan Logistik

Berita
Sudahkah Anda Mendekor Rumah Sambut Lebaran? Ini Contohnya

Sudahkah Anda Mendekor Rumah Sambut Lebaran? Ini Contohnya

Interior
komentar di artikel lainnya
Close Ads X