Getih Getah Hanya Bertahan 11 Bulan, Berapa Usia Rata-rata Instalasi Bambu?

Kompas.com - 19/07/2019, 16:43 WIB
Karya seni bambu bernama Getih Getah yang terletak di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat menjadi daya tarik pengunjung hari bebas kendaraan bermotor atau car free day, Minggu (19/8/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaKarya seni bambu bernama Getih Getah yang terletak di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat menjadi daya tarik pengunjung hari bebas kendaraan bermotor atau car free day, Minggu (19/8/2018).

KOMPAS.com - Instalasi bambu Getih Getah yang dipasang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, dibongkar Dinas Kehutanan, Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Pembongkaran ini kemudian menuai beragam reaksi. Salah satunya karena instalasi berbiaya Rp 550 juta ini hanya bertahan selama 11 bulan.

Pemberitaan Kompas.com, Kamis (18/7/2019) menyebutkan, Ketua Fraksi PDI-P Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Gembong Warsono, menilai, pembongkaran karya seni ini menjadi mubazir karena pemasangannya hanya dalam waktu sekian bulan.

Baca juga: Anggota DPRD DKI Heran Instalasi Bambu di Bundaran HI Dibongkar

Alasan pembongkaran karena material bambu yang dipasang sudah rapuh.

Sebenarnya, berapa lama daya tahan instalasi bambu?

Seniman yang menghasilkan instalasi bambu Getih Getah, Joko Avianti, menilai, kondisi karya seninya dipengaruhi lokasi dan lingkungan.

Jika di kota lain selain Jakarta, instalasi Getih Getah diprediksi bisa bertahan lebih lama.

Arsitek Andrea Fitrianto dari Architecture Sans Frontières Indonesia (ASF-ID) mengatakan, kondisi lingkungan dapat memengaruhi kualitas bambu.

Material alami ini dapat cepat membusuk bila terkena panas dan hujan.

instalasi seni Bambu Getih Getah di Bundaran HI, Kamis (16/8/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR instalasi seni Bambu Getih Getah di Bundaran HI, Kamis (16/8/2018).
Andrea mengungkapkan, instalasi seni dari bambu biasanya hanya bertahan dalam hitungan bulan.

Bahkan, usia rata-rata instalasi bambu yang dipajang di area perkotaan, hanya 4 bulan.

"Satu tahun sudah maksimal. Karena terkena panas hujan, bambu membusuk," ujar Andrea kepada Kompas.com, Jumat (19/7/2019).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X