Kawasan Golf Mewah Sudah Ada di Makassar, Tak Perlu ke Dubai...

Kompas.com - 18/07/2019, 22:27 WIB
Tren rumah di kawasan golf juga merambat ke provinsi di luar Jawa, salah satunya di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pengembang membidik kalangan elite di sini untuk mau menetap atau berinvestasi di kawasan golf. Dok Citraland GalesongTren rumah di kawasan golf juga merambat ke provinsi di luar Jawa, salah satunya di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pengembang membidik kalangan elite di sini untuk mau menetap atau berinvestasi di kawasan golf.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Ternyata, fenomena pembelian hunian mewah seharga puluhan miliar rupiah di Indonesia sudah bukan hal yang mengejutkan. Itu berlaku bukan hanya untuk produk apartemen, tapi juga rumah yang memang diburu oleh kalangan berduit.

Bicara rumah di kawasan golf misalnya, di Indonesia tren ini sudah lama terjadi dan kini tetap punya pasar tersendiri. Harga pasar kavling di Bukit Golf, Pondok Indah Jakarta, seperti pernah dilansir Rumah123.com, bisa berkisar Rp70 juta sampai Rp100 juta per meter persegi.

Lain halnya di Surabaya, Jawa Timur. Di CitraLand Surabaya, perumahan golfview sudah berkisar Rp20 juta meter persegi. Kedua kawasan ini memiliki image sebagai kawasan elite di daerahnya masing-masing.

Pun, kini tren itu juga merambat ke provinsi di luar Jawa, salah satunya di Makassar,
Sulawesi Selatan (Sulsel). Pengembang juga membidik kalangan elite di sini untuk mau menetap atau berinvestasi di kawasan golf.

Hal itu dikatakan Harianto, Manajer Proyek CitraGrand Galesong City, Gowa. Menurut dia, tingginya nilai properti di kawasan golf disebabkan karena rumah yang "dijual" itu bukan hanya tanah dan bangunan, tapi juga suasana alam atau lingkungan yang segar.

"Itu belum termasuk prestise pemiliknya yang akan jauh lebih berharga sehingga harga lahannya lebih bernilai dibanding dengan rumah tapak biasa," kata Harianto, Selasa (16/7/2019).

Harianto menjelaskan, CitraGrand Galesong City sendiri merupakan satu-satunya perumahan di sekitar Makassar yang dikeliling 18 hole lapangan golf Padi Valley. Sebagian besar pembelinya adalah kalangan menengah atas Sulsel.

Dia menambahkan, penjualan unit pada semester pertama 2019 ini naik sekitar 5 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu. Untuk itu, Harianto optimis pada semester kedua ini atau pascapilpres bisnis properti menengah atas bisa lebih baik.

"Tapi, naiknya permintaan juga tidak lepas dari terhubungnya jalan poros Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar) yang membuat mobilitas dan aktivitas bisnis antar wilayah di situ makin mudah. Ditambah lagi adanya rencana pemindahan Ibu Kota Kabupaten Gowa dari Sungguminasa ke Pattallasang," tambah Harianto.

Dia mengatakan, harga tanah yang ditawarkan masih berkisar Rp4 jutaan per meter persegi atau lebih murah dibandingkan dengan perumahan golf di daerah lain yang minimal sudah puluhan juta rupiah per meter persegi.

Saat ini pihaknya menawarkan rumah dan kavling golf untuk segmen atas di antaranya Cluter The Ritz, Cluster The Ultima, Cluster Serenity Golf dan Cluster Sunshine Valley.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X