Tol BORR Ambruk, Hari Ini Kementerian PUPR Panggil Jasa Marga dan PP

Kompas.com - 15/07/2019, 12:23 WIB
Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEADirektur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana memanggil PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, Senin (15/7/2019).

Pemanggilan ini terkait dengan ambruknya konstruksi Tol Bogor Ring Road (BORR) yang tengah digarap, Rabu (10/7/2019) lalu.

"Nanti kita adakan pertemuan dengan Komite K3 dengan yang terkait. Karena sebelumnya kita sudah bertemu, cuma yang disampaikan belum lengkap jadi mau bertemu lagi," ucap Direktur Jenderal Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin di kantornya, Senin (15/7/2019).

Baca juga: Coran Beton Ambruk, Proyek Tol BORR Dihentikan Sementara

Pertemuan ini dilakukan untuk mendalami kronologi atas ambruknya beton penyangga atau formwork yang berada di Seksi 3A Simpang Yasmin-Simpang Semplak arah menuju Parung.

Akibat peristiwa tersebut, formwork melengkung dan mengakibatkan beton tumpah ke jalan arteri di bawahnya.

Terkait kemungkinan pemberian sanksi, Syarif menegaskan, hal tersebut tergantung dari hasil pemeriksaan yang dilakukan.

Bila terbukti ada kelalaian dalam proses pengecoran tersebut, tidak menutup kemungkinan dikenakan sanksi berjenjang.

"Nanti kita lihat. Sanksinya bertingkat bisa sampai pergantian direksi seperti yang kemarin kan," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, ambruknya formwork pada proyek yang dioperasikan PT Marga Sarana Jabar (MSJ), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, di depan Perumahan Taman Sari Persada, Kota Bogor itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Direktur Utama MSJ Hendro Atmodjo menjelaskan, saat proses pengecoran beton berjalan, balok penyangga tidak kuat sehingga melengkung dan mengakibatkan beton tumpah ke jalan arteri.

"Kejadian tersebut terjadi saat pengecoran pada truck mixer yang ke 22 dari total rencana 25 truck mixer. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sebanyak dua orang pekerja mengalami luka ringan akibat material dan saat ini sudah dalam perawatan," kata Hendro dalam keterangan tertulis.

Meski dioperasikan MSJ, proyek ini digarap PT PP (Persero) Tbk dengan konsultan PT Indec KSO. Untuk mengidentifikasi peristiwa tersebut, tim Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) telah meninjau lokasi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X