2028, Jakarta Diperkirakan Masuk Daftar Kota Tangguh Dunia

Kompas.com - 03/07/2019, 12:00 WIB
Ilustrasi Jakarta ThinkstockIlustrasi Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam 9 tahun mendatang, Jakarta diprediksi masuk daftar 20 Kota Tangguh Dunia. Hal ini berdasarkan riset yang dilakukan lembaga Savills Indonesia.

Dalam laporan berjudul, Savills Resilient Cities Index Top 20 in 2028, penilaian kota tangguh ini berdasarkan pertumbuhan ekonomi yang cepat, melimpahnya penduduk usia produktif, serta urbanisasi yang memicu pertumbuhan ekonomi suatu wilayah.

Selain itu, lembaga ini juga mengukur kekayaan setiap kota dan pribadi, serta demografi penduduknya.

Baca juga: Jakarta Raih Penghargaan Sustainable Transport Award

"Kota-kota yang akan berkembang di masa depan adalah kota-kota yang dapat menawarkan keberlanjutan dan mampu menahan segala gangguan, serta memiliki talenta dan inovatif," kata Head of Research Savills Indonesia Anton Sitorus, pekan lalu.

Dalam 10 tahun ke depan, kota-kota di Asia diperkirakan akan memenuhi daftar kota tangguh ini. Bahkan Jakarta, yang pada tahun 2018, mendapatkan peringkat ke-51, diproyeksikan akan melejit ke posisi 20 pada tahun 2028.

Selain Jakarta, beberapa kota lain di Asia turut diprediksi mengalami kenaikan, seperti Guangzhou, Tianjin, dan Suzhou. Ketiga kota tersebut berada di China.
Berikut daftarnya:

1. New York City
2. Tokyo
3. London
4. Los Angeles
5. Shanghai
6. Chicago
7. Beijing
8. Paris
9. Shenzhen
10. Dallas
11. Washingtonm DC
12. Guangzhou
13. Singapura
14. San Francisco
15. Houston
16. Philadelphia
17. Tianjin
18. Boston
19. Suzhou
20. Jakarta

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X