139 "Steel Box Girder" Tol Layang Jakarta-Cikampek Belum Dipasang

Kompas.com - 28/06/2019, 15:30 WIB
Tol Layang Jakarta-Cikampek PT Jasamarga Jalanlayang CikampekTol Layang Jakarta-Cikampek

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan steel box girder pada proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) belum terpasang. Padahal proyek ini ditargetkan selesai September 2019.

Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono menyebut, masih ada 139 steel box girder yang belum terpasang dari 2.585 steel box girder yang dibutuhkan untuk proyek ini.

Salah satu kendala yang dihadapi kontraktor dalam pemasangan yaitu mengatur pekerjaan pengangkatan.

Sebab, pada saat yang sama ada pekerjaan infrastruktur lain yang turut digarap di sepanjang koridor jalan tol tersebut.

Tol Layang Jakarta-CikampekPT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Tol Layang Jakarta-Cikampek

"Kendala yang dihadapi sementara ini adalah mengatur sequence pekerjaan dengan kondisi lalu lintas yang sangat padat di dalam window time," ucap Djoko dalam keterangan tertulis, Jumat (28/6/2019).

Seperti diketahui, ada tiga proyek lain yang digarap bersamaan di sepanjang koridor Tol Jakarta-Cikampek, yaitu LRT Jakarta-Bekasi Timur, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, dan Jalan Tol Cibitung-Cilincing.

Adapun rentang pekerjaan pengangkatan dilaksanakan setiap hari antara pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.

Tol Layang Jakarta-CikampekPT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Tol Layang Jakarta-Cikampek
"Solusinya adalah merencanakan pekerjaan dengan sangat detil dan baik karena ada beberapa pekerjaan proyek proyek yang bersamaan, serta tentunya dengan menerapkan metode kerja yang lebih ramah terhadap kondisi lalu lintas," ucapnya.

Saat ini, seluruh pekerjaan konstruksi dari proyek sepanjang 36,4 kilometer ini telah mencapai 86 persen.

Djoku pun memastikan, setelah seluruh pekerjaan konstruksi rampung, pihaknya segera mengajukan surat permohonan uji laik fungsi dan operasi agar jalan berbayar ini dapat segera dimanfaatkan.

"Kami targetkan selesai konstruksinya pada akhir September 2019 untuk selanjutnya dilakukan uji layak fungsi dan layak operasi," kata Djoko.

Tol Layang Jakarta-Cikampek membentang antara ruas Cikunir hingga Karawang Barat. Jalan ini akan menjadi jalur alternatif bagi masyarakat yang hendak menuju wilayah Bandung maupun Cikampek bila kondisi ruas eksisting cukup padat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X