Karawang New Industry City Rp 1,4 Triliun Mulai Dibangun

Kompas.com - 22/06/2019, 18:13 WIB
Kawasan Karawang New Industry City garapan CFLD International (Indonesia) Dok. CFLD IndonesiaKawasan Karawang New Industry City garapan CFLD International (Indonesia)

JAKARTA, KOMPAS.com - CFLD Indonesia, anak perusahaan dari CFLD International, melakukan groundbreaking pembangunan wilayah industri untuk 6 mitra dan penyewa di Karawang New Industry City (KNIC).

Dengan nilai investasi sebesar lebih dari 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,4 triliun, kawasan ini diproyeksikan akan membuka sekitar 4.000 lapangan pekerjaan baru dari 6 mitra dan tenant.

"Kami bangga melihat perkembangan pembangunan kota industri ini dan dengan gembira menyambut seluruh mitra kami di Karawang," ujar Zhao Hongjing dari CFLD International dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (22/6/2019).

Baca juga: Otomotif dan Logistik Kuasai Transaksi Kawasan Industri

Wilayah ini terletak 47 kilometer di timur Jakarta dan berada di tengah-tengah jalur ekonomi antara Kota Jakarta dan Bandung.

Kawasan Karawang New Industry City garapan CFLD International (Indonesia)Dok. CFLD Indonesia Kawasan Karawang New Industry City garapan CFLD International (Indonesia)
KNIC dirancang seluas 205 hektar dan akan dilengkapi dengan koneksi digital, serta fasilitas yang dirancang khusus untuk industri pangan, otomotif, elektonik, dan bahan bangunan.

Selain itu, pengembang juga akan menyediakan ruang inovatif untuk usaha kecil menengah (UKM).

Jika proyek ini rampung diselesaikan, KNIC berkomitmen mendukung pertumbuhan sosial ekonomi yakni dengan menargetkan kontribusi untuk pajak daerah sebesar 12 juta dollar AS atau sekitar Rp 169 miliar setiap tahunnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X