Cara Membuat Tanaman Tetap Segar Kala Ditinggal Mudik

Kompas.com - 03/06/2019, 16:16 WIB
IlustrasiPIXABAY/rawpixel Ilustrasi

KOMPAS.com - Selain rumah dan perlengkapannya, Anda mungkin juga perlu memastikan kondisi tanaman kesayangan baik selama ditinggal Lebaran.

Untuk itu, gunakan tips ini untuk merawat tanaman saat ditinggal beberapa hari. Namun perlu diingat, cara-cara yang dipaparkan hanya berlaku bagi tanaman yang memerlukan penyiraman setiap hari seperti bumbu dapur, sayuran dan beberapa tanaman hias.

Menggunakan wadah berisi air

Gunakan wadah air besar atau vas tua maupun ember dan beberapa tali katun. Chris Parker / CNET Gunakan wadah air besar atau vas tua maupun ember dan beberapa tali katun.
Gunakan wadah air besar atau vas tua maupun ember dan beberapa tali katun. Kemudian potong tali katun dan letakkan di antara wadah air dan vas tanaman.

Lalu letakkan ujung tali lainnya pada bagian bawah vas tanaman. Usahakan jangan sampai menganggu akar tanaman.

Setelah itu, letakkan ujung tali lainnya pad wadah air dan pastikan ujung tali tersebut menyentuh bagian bawah wadah.

Selama ditinggal, tali katun tersebut perlahan-lahan akan memberikan nutrisi dan air langsung ke tanah sehingga Anda tidak perlu khawatir tanaman akan layu.

Menggunakan sistem infus

Sebelum ditinggal mudik, isi botol dengan air dan masukkan ke dalam tanah. Pastikan botolnya tidak terlalu dekat dengan tanaman cukup dalam Chris Parker / CNET Sebelum ditinggal mudik, isi botol dengan air dan masukkan ke dalam tanah. Pastikan botolnya tidak terlalu dekat dengan tanaman cukup dalam
Anda juga dapat merawat tanaman di rumah dengan sistem infus. Caranya adalah dengan menggunakan botol plasrik bekas yang bersih dan kosong. Lubangi beberapa bagian botol sebagai jalur drainase.

Sebelum ditinggal mudik, isi botol dengan air dan masukkan ke dalam tanah. Pastikan botolnya tidak terlalu dekat dengan tanaman cukup dalam sehingga tanah menutupi lubang. Air akan perlahan keluar dari botol saat tanah mengering.

Untuk pot yang lebih besar, Anda bisa menggunakan botol kaca kosong. Cukup isi, letakkan ibu jari Anda di atas lubang sebelum membaliknya dan memasukkannya ke tanah.

"Mandikan" tanaman Anda

Tempatkan pot tanaman di wastafel dan tinggalkan saat pergi. Tanah akan mengalirkan air ke akar dan menjaga tanaman terhidrasi hingga satu minggu.
Chris Parker / CNET Tempatkan pot tanaman di wastafel dan tinggalkan saat pergi. Tanah akan mengalirkan air ke akar dan menjaga tanaman terhidrasi hingga satu minggu.
Isi wastafel atau bak mandi Anda dengan air dan taruh handuk di dalamnya untuk melindungi dari goresan.

Lalu tempatkan pot tanaman di wastafel dan tinggalkan saat pergi. Tanah akan mengalirkan air ke akar dan menjaga tanaman terhidrasi hingga satu minggu.

Jangan lupa, perhatikan kondisi pencahayaan di dekat wastafel atau bak mandi Anda. Jika tanaman membutuhkan banyak sinar matahari, jangan menyimpannya di kamar mandi yang gelap.

Buat rumah kaca mini

Rumah kaca mini ini akan menangkap air saat menguap dan meneteskannya kembali ke tanaman. 
Chris Parker / CNET Rumah kaca mini ini akan menangkap air saat menguap dan meneteskannya kembali ke tanaman.
Anda dapat menggunakan kantong plastik bening yang cuku besar untuk menutupi tanaman sekaligus potnya.

Tambahkan tiang kecil ke pot untuk mencegah kantong menempel pada tanaman dan pastikan tiang tersebut tidak menyentuh badan maupun daun tanaman Anda.

Setelah itu sirami tanaman Anda seperti biasa dan tempatkan tanaman ke dalam kantong kemudian tarik ke atas.

Tiup sedikit udara ke dalam kantong sebelum Anda menutupnya. Seklai lagi, pastikan kantong plastik yang digunakan tidak menyentuh daun dan badan tanaman.

Tinggalkan tanaman Anda di area dengan cahaya tidak langsung. Perlu diingat bahwa sinar matahari langsung dapat memanaskan kantung dan kemungkinan merusak tanaman Anda.

Rumah kaca mini ini akan menangkap air saat menguap dan meneteskannya kembali ke tanaman.




Close Ads X