Di Tol Medan-Binjai, Puncak Kepadatan Saat Lebaran

Kompas.com - 31/05/2019, 20:48 WIB
Gerbang Tol Binjai.PT Hutama Karya (Persero) Gerbang Tol Binjai.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Cabang Jalan Tol Ruas Medan-Binjai Indrajana memprediksi puncak kepadatan lalu lintas kendaraan di Ruas Tol Medan-Binjai akan terjadi pada hari pertama Lebaran 2019 hingga dua hari setelahnya.

Perkiraan itu berdasarkan pengalaman tahun lalu ketika jumlah kendaraan mencapai puncak pada H2 dan H+1 Lebaran 2018.

“Merujuk tahun lalu, kami perkirakan arus puncak terjadi pada H1, H2, H+1, dan H+2 Lebaran,” kata Indrajana kepada Kompas.com, Jumat (31/5/2019).

Dia mengungkapkan, sesuai data yang diperoleh dari ruas Helvetia-Semayang-Binjai yang sudah beroperasi tahun lalu, lalu lintas harian rata-rata (LHR) pada H2 dan H+1 Lebaran 2018 mencapai 20.000 kendaraan.

Kemudian, pada H+2 dan H+3 jumlahnya menjadi rata-rata di angka 18.000 kendaraan per hari dan terus menurun pada hari-hari berikutnya.

Baca juga: Merapah Trans-Jawa 4, Panduan Lengkap Mudik 2019

Indrajana pun menuturkan, dalam lima hari terakhir, lalu lintas kendaraan menunjukkan peningkatan dibanding hari biasa.

Menurut data yang ada, LHR pada Minggu (26/5/2019) sebanyak 14.322 kendaraan,  Senin (27/5/2019) 17.701 kendaraan, Selasa (28/5/2019) 17.557 kendaraan, dan Rabu (29/5/2019) 19.079 kendaraan.

Namun, terjadi penurunan jumlah pada Kamis (30/5/2019), yaitu 15.851 kendaraan.

“Ada kenaikan jumlah beberapa terakhir. Hari biasa rata-rata berjumlah 12.000-13.000 kendaraan per hari,” ucap Indrajana.

Meski demikian, dia menambahkan, kondisi arus lalu lintas saat ini masih lancar dan belum terjadi antrean kendaraan di gerbang tol.

“Antrean kendaraan yang ada di setiap gate masih wajar,” tuturnya.

Dia pun menyerukan kepada para pengguna jalan agar memastikan kendaraan siap untuk menempuh perjalanan jauh serta tidak membawa penumpang dan barang bawaan yang berlebihan.

Selain itu, pengemudi dan penumpang juga diwajibkan menggunakan sabuk pengaman dan memperhatikan jumlah saldo di kartu tol elektroniknya masing-masing mencukupi sesuai jarak yang ditempuh.

“Gunakan safety belt dan jangan lupa saldo di kartu tol sudah terisi,” ujarnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X