Kompas.com - 24/05/2019, 19:00 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Rupa fisik jembatan layang atau infrastruktur lainnya tak harus didesain kaku dengan dominasi beton abu-abu yang terkesan dingin dan angkuh.

Sebaliknya, elemen dekoratif ramah pandangan, justru akan membuat infrastruktur tersebut lebih menarik, dan bisa menjadi alternatif hiburan secara visual.

Seperti jembatan layang atau flyover  Manahan, di Kota Solo, Jawa Tengah. jembatan layang ini dikembangkan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) VII, Ditjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Flyover ini dihias mural raksasa dengan beragam karakter pewayangan seperti Bima, Pandawa Lima, dan Punakawan.

Sejak diresmikan, jembatan layang Manahan ini menjadi spot berswafoto, dan kerap dijadikan sebagai penanda untuk menunaikan janji temu warga sekitar.

Namun, tahukah Anda, bagaimana proses pembangunannya?

Selama proses pembangunan, BPJN VII bekerja sama dengan Pusat Penelitian Jalan dan Jembatan Balitbang PUPR.

Mural di dinding jembatan layang Manahan dari udara di Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019). Mural tokoh figur Pandawa Lima seperti Yusdistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa menghiasi dinding sepanjang 2500 meter. Fly over Manahan Solo dirancang sepanjang 600 meter dan lebar 9 meter.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Mural di dinding jembatan layang Manahan dari udara di Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019). Mural tokoh figur Pandawa Lima seperti Yusdistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa menghiasi dinding sepanjang 2500 meter. Fly over Manahan Solo dirancang sepanjang 600 meter dan lebar 9 meter.

Teknologi yang diterapkan pada konstruksi flyover ini merupakan pengembangan teknologi timbunan ringan mortar busa dengan struktur baja bergelombang, atau dikenal dengan corrugated mortarbusa pusjatan (CMP).

Sebelumnya, Kementerian PUPR telah menggunakan teknologi tersebut saat membangun FO Antapani di Kota Bandung, Jawa Barat, yang diresmikan pada tahun 2017.

Kelebihan CMP adalah masa konstruksinya yang lebih cepat 50 persen dibanding konstruksi beton.

Apabila menggunakan konstruksi beton butuh waktu 12 bulan, dengan menggunakan teknologi CMP hanya enam bulan.

Bukan hanya lebih cepat dalam waktu pengerjaan, teknologi CMP juga lebih efisien untuk pembiayaan.

Sebab, konstruksi CMP tidak harus menutup jalur kendaraan sehingga dampaknya sangat kecil terhadap kemacetan di sekitar lokasi konstruksi.

Mural di dinding jembatan layang Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019). Mural tokoh figur Pandawa Lima seperti Yusdistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa menghiasi dinding sepanjang 2500 meter.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Mural di dinding jembatan layang Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019). Mural tokoh figur Pandawa Lima seperti Yusdistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa menghiasi dinding sepanjang 2500 meter.
Selain itu, CMP juga bernilai estetis sehingga lebih enak dipandang dan bisa menjadi landmark di kawasan tersebut

Kelebihan lainnya, konstruksi CMP lebih ramah lingkungan karena konsumsi bahan alamnya jauh lebih sedikit daripada konstruksi dengan teknologi beton.

Pembangunan flyover dengan panjang 600 meter dan lebar 9 meter ini menelan biaya sebesar Rp 43,05 miliar.

Keberadaannya diharapkan mampu mengurangi kemacetan akibat perlintasan sebidang rel kereta Solo-Yogyakarta serta memperlancar arus kendaraan dari Jalan Adi Sucipto dan Jalan MT Haryono ke arah Jalan Dr Moewardi dan sebaliknya.

Kompas Video KOMPAS.com - Mudik tak lagi identik dengan kata bosan, terutama bagi Anda yang berdomisili di Pulau Jawa. Tol Trans Jawa telah dibuka, membentang sepanjang 965 kilometer dari Merak sampai Probolinggo. Hadirnya tol Trans Jawa tentu mempermudah akses antar kota, serta membuat mudik menjadi lebih lancar dan menyenangkan. Inilah yang menjadi fokus dalam program " Merapah Trans Jawa 4.0" yang dipersembahkan oleh Kompas.com. Beragam informasi akurat tepercaya mulai dari kondisi fisik jalan tol, tarif tol, perawatan kendaraan sebelum mudik, cara berkendara yang baik, wisata kuliner dan obyek wisata alam disajikan secara khas, edukatif, informatif, positif, dan inspiratif dalam platform multimedia, berupa artikel, foto, dan video, serta Visual Interaktif Kompas (VIK). #merapahtransjawa4 #merapahtransjawa #otomotif #toltransjawa #mudik #arusmudik #travel #tol

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengembang Real Estate Indonesia Dilatih Garap Proyek IKN

Pengembang Real Estate Indonesia Dilatih Garap Proyek IKN

Kawasan Terpadu
Menilik Target Konstruksi 6 Ruas Tol Jogja-Bawen, Nyambung Penuh 2025

Menilik Target Konstruksi 6 Ruas Tol Jogja-Bawen, Nyambung Penuh 2025

Konstruksi
Telan Rp 2,9 Triliun, Ini Penampakan Pelabuhan Terbesar di Kalimantan

Telan Rp 2,9 Triliun, Ini Penampakan Pelabuhan Terbesar di Kalimantan

Berita
Sedang Dibangun di KEK Tanjung Lesung, Ketahui Jenis-jenis Pengaman Pantai

Sedang Dibangun di KEK Tanjung Lesung, Ketahui Jenis-jenis Pengaman Pantai

Berita
Soal Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung, Luhut: Perhatikan Juga Mangrove

Soal Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung, Luhut: Perhatikan Juga Mangrove

Berita
Pengusaha Filipina Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Nusantara Infrastructure

Pengusaha Filipina Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Nusantara Infrastructure

Berita
Raup Kontrak Rp 1,17 Triliun, PP Resmi Bangun Proyek Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang

Raup Kontrak Rp 1,17 Triliun, PP Resmi Bangun Proyek Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang

Berita
Mulai 10 Agustus, Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Dibuka Fungsional Gratis

Mulai 10 Agustus, Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Dibuka Fungsional Gratis

Berita
Resmi, Sertifikat 5 Juta Bidang Tanah Wakaf NU Diurus Kementerian ATR/BPN

Resmi, Sertifikat 5 Juta Bidang Tanah Wakaf NU Diurus Kementerian ATR/BPN

Berita
Layani Akses Air Minum KSPN Tanjung Lesung, Begini Progres SPAM

Layani Akses Air Minum KSPN Tanjung Lesung, Begini Progres SPAM

Berita
Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung Akan Dilengkapi Ruang Publik

Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung Akan Dilengkapi Ruang Publik

Berita
Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Berita
Jangan Cat Dinding Ruang Tamu dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Jangan Cat Dinding Ruang Tamu dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Interior
Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Berita
One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

Hunian
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.