Tak Biasa, Museum di Atas Jembatan

Kompas.com - 24/05/2019, 07:00 WIB
Jishou Art Museum FangFang TianJishou Art Museum

KOMPAS.com - Jishou Art Museum (JAM) di Kota Jishou, China punya pemandangan unik. Tak hanya galeri, pengunjung dapat menikmati panorama alam dan sungai yang mengalir. Ini karena bangunan museum didirikan di atas aliran sungai.

Museum ini dibangun dari dua jembatan yang bertumpuk dan melintang di Sungai Wanrong. Awalnya pemerintah setempat mempertimbangkan membangun museum di sebuah lahan di luar kota, seperti kebanyakan fasilitas budaya lainnya di China.

Namun para arsitek dari Atelier FCJZ mengusulkan untuk membangun museum seni di pusat kota tua. Mereka percaya, fasilitas budaya seharusnya mudah diakses oleh penduduk.

Jishou Art MuseumFangFang Tian Jishou Art Museum
"Di Jishou, karena kami pikir sebuah museum seni tidak boleh diisolasi dari penggunanya, itu dimasukkan ke dalam struktur perkotaan yang ada, yang dibangun dengan bangunan baris di sepanjang Sungai Wanrong yang menampung toko-toko, restoran, tempat tidur dan istirahat, sering dengan pemilik yang tinggal di lantai atas," jelas arsitek dari Atelier FCJZ.

Kemudian ide untuk membangun museum seni di atas aliran sungai pun muncul. Salah satu alasannya agar semakin banyak pengunjung yang datang, apalagi museum juga terbuka bagi para pejalan kaki.

Semakin lama, bangunan juga berfungsi ganda sebagai jembatan pejalan kaki alami.

Jishou Art MuseumFangFang Tian Jishou Art Museum
"Kami berharap orang-oeang di Jishou tidak hanya akan melakukan perjalanan khusus untuk melihat seni namun juga akan menjumpai seni dalam perjalanan mereka ke tempat kerja, sekolah, atau tempat belanja," ujar salah satu arsitek.

Tingkat jembatan yang lebih rendah dibangun dengan struktur rangka baja terbuka, menirukan jalan tertutup bagi pejalan kaki. Sementara tingkat galeri atas membentuk lengkungan beton bertulang.

Bangunan museum sendiri dibalut dengan kaca tinggi dan penuh yang dapat memantulkan pemandangan air di bawahnya.

-FangFang Tian -
Struktur bangunan yang melilntang di atas sungai berfungsi sebagai galeri. Sedangkan ruang-ruang tambahan seperti kantor, toko, dan tempat istirahat pengunjung terletak di pinggir jembatan.

Dengan desain unik ini, baik pengunjung maupun pejalan kaki dapat memasuki bangunan museum dari kedua ujung sungai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X