Ada Demo, Pengelola Mal Diimbau Perketat Pengamanan

Kompas.com - 22/05/2019, 21:25 WIB
Polisi berhadapan dengan warga saat terjadi kericuhan di Jalan Brigjen Katamso, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Kericuhan terjadi sejak selasa (21/5/2019) malam dan berlangsung hingga Rabu siangKOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES Polisi berhadapan dengan warga saat terjadi kericuhan di Jalan Brigjen Katamso, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Kericuhan terjadi sejak selasa (21/5/2019) malam dan berlangsung hingga Rabu siang

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pengelola pusat belanja diimbau memperketat pengamanan di properti masing-masing.

Menyusul meningkatnya ekskalasi ketegangan usai demo yang terjadi di depan Gedung Bawaslu sejak, Rabu (22/5/2019) dini hari hingga kini.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan mengatakan, imbauan ini tak hanya berlaku bagi pengelola mal di Jakarta tetapi di seluruh Indonesia.

"Dari forum komunikasi yang forum nasionalnya saya imbau seperti itu di seluruh Indonesia," kata Stefanus kepada Kompas.com.

Baca juga: Gara-gara Demo, Grand Indonesia Tutup Pukul 15.00 WIB

Sebelumnya, ia meminta, agar pengelola mal tetap beroperasi seperti biasa. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi tetap kondusif dan meminimalisir kepanikan di masyarakat.

Pengamanan yang dilakukan, ia sarankan, yaitu mengubah sistem tiga shift menjadi satu shift. Artinya, petugas pengamanan yang seharusnya berjaga pada sore hari, ditarik masuk lebih awal.

Sedangkan, petugas yang berjaga malam hari diminta untuk tetap stand by di lokasi.

"Dan ada tambahan aparat juga kan, jadi ada security dan aparat, dan karyawan-karyawan kita tetap bekerja kan," ujarnya.

Meski demikian, Stefanus optimistis, para pengunjuk rasa yang melakukan aksi tidak akan menyasar pusat perbelanjan dan menjarah barang-barang yang ada.

Kalau pun terjadi, ia meyakini, para aparat keamanan yang bertugas akan bertindak cepat untuk mengatasi keadaan yang ada.

"Kalau yang demo kan larinya ke KPU dan Bawaslu. Mereka kan ke situ, bukan ke tempat yang lain, bukan ke pusat-pusat perbelanjaan dan lain-lain. Tapi waluapun begitu kita juga sudah siap-siap untuk menjaga hal yang tidak diinginkan," tandasnya.




Close Ads X