Terkait Reklamasi Pulau H, Intiland Tunggu Keputusan Pemprov DKI

Kompas.com - 17/05/2019, 23:30 WIB
Suasana proyek pembangunan reklamasi Teluk Jakarta di kawasan Pantai Utara, Jakarta Utara, Rabu (11/5/2016). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menghentikan sementara proyek reklamasi Pulau C, D, dan G, lantaran dinilai melanggar izin dan perundang-undangan mengenai lingkungan hidup.KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Suasana proyek pembangunan reklamasi Teluk Jakarta di kawasan Pantai Utara, Jakarta Utara, Rabu (11/5/2016). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menghentikan sementara proyek reklamasi Pulau C, D, dan G, lantaran dinilai melanggar izin dan perundang-undangan mengenai lingkungan hidup.

JAKARTA, KOMPAS.com – Rencana PT Intiland Development Tbk membangun proyek reklamasi Pulau H di Teluk Jakarta, belum dapat direalisasikan.

Direktur Utama PT Intiland Development Tbk Hendro Santoso Gondokusumo mengatakan, sampai saat ini perusahaan masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait proyek tersebut.

“Kami lagi menunggu keputusan Pemprov DKI,” ujar Hendro kepada Kompas.com di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Baca juga: Intiland Bagikan Deviden Rp 20,7 Miliar

Meski demikian, dia mengakui Intiland telah membuat rancangan induk proyek reklamasi. Hendro pun berharap keputusan itu bisa dikeluarkan secepatnya dan diperkirakan setelah rangkaian proses Pemilihan Umum 2019 selesai.

“Desain sudah ada, tapi belum ada pembangunan. Sebelum pemilu selesai, banyak yang enggak dibicarakan,” ucap Hendro.

Untuk diketahui, Intiland berencana membangun proyek reklamasi Pulau H seluas 63 hektar. Izin reklamasi itu diberikan antara bulan Oktober-November 2015.

Izin reklamasi yang terbit dalam kurun waktu tersebut juga untuk Pulau F, I, dan K yang masing-masing dikembangkan oleh PT Jakarta Propertindo, dan anak perusahaan tidak langsung PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), yakni PT Jaladri Kartika Pakci yang bermitra dengan PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA).




Close Ads X