Dana KPR FLPP Terbesar Dikucurkan di Jawa Barat

Kompas.com - 13/05/2019, 19:30 WIB
Ilustrasi rumah.Kementerian PUPR Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pencairan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan perumahan ( FLPP) pada kuartal I-2019 sebesar Rp 2,66 triliun.

Menurut survei Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal I-2019 yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI), secara tahunan, peningkatan pertumbuhan penyaluran FLPP tahun ini meroket menjadi 1.524 persen dibanding tahun lalu 158,17 persen.

Baca juga: Harga Rumah Diperkirakan Naik Tipis 0,52 Persen

Merujuk data yang dikutip dari Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) tersebut, Bi melaporkan realisasi FLPP kuartal ini digunakan untuk membiayai 27.762 unit rumah.

"Berdasarkan wilayah, realisasi FLPP terbesar ada di Provinsi Jawa Barat senilai Rp 838 miliar. Dana ini digunakan untuk membiayai 8.415 unit rumah," tulis BI.

Sedangkan urutan terbesar kedua ditempati Provinsi DKI Jakarta, senilai Rp 375,9 miliar digunakan untuk membiayai 4 unit rumah.

Lebih lanjut, menurut data Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, selama Januari hingga April 2019, dana FLPP yang telah tersalurkan sebesar Rp 3,5 triliun yang digunakan untuk membiayai 36.480 rumah.

Baca juga: Batam Catat Kenaikan Harga Rumah Tertinggi

Sementara sejak 2010 hingga 30 April 2019, pemerintah telah menyalurkan total dana sebesar Rp 40,32 triliun. Realisasi ini digunakan untuk membiayai 614.247 unit rumah.




Close Ads X