Dua Penghargaan Bergengsi Dunia untuk Arsitektur Negara Muslim

Kompas.com - 09/05/2019, 22:00 WIB
Masjid Al Safar yang berada di Rest Area KM 88 B Tol Purbaleunyi Coorporate Communication PT Jasa Marga (Persero) TbkMasjid Al Safar yang berada di Rest Area KM 88 B Tol Purbaleunyi

Beberapa bidang yang menjadi perhatian antara lain desain kontemporer, perumahan sosial, komunitas pengembangan dan peningkatan, restorasi, penggunaan kembali dan konservasi kawasan, serta desain lanskap dan perbaikan lingkungan.

Pada penyelenggaraan tahun ini, dua karya arsitektur asal Indonesia masuk menjadi nominasi di antaranya Taman Bima Microlibrary karya SHAU Architects dan AM Residence rancangan arsitek Andra Matin.

Abdullatif Al Fozan Award

Ajang penghargaan Abdullatif Al Fozan Award menilai desain arsitektur masjid di negara-negara dengan populasi muslim besar.

Ajang apresiasi ini pertama kali diselenggarakan pada 2011. Sejak saat itu, Abdullatif Al Fozan Award telah berlangsung sebanyak tiga kali.

Baca juga: Mengintip 4 Masjid Indonesia Finalis Abdullatif Al Fozan Award

Penghargaan pertama diberikan khusus bagi desain masjid di Arab Saudi yang dibangun mulai tahun 1970.

Tiga tahun kemudian, penghargaan ini mulai mencakup desain masjid yang tersebar di negara-negara Teluk.

Sementara pada ajang ketiga tahun ini, cakupan peserta ditambah dengan memberikan kesempatan bagi negara-negara lain dengan penduduk muslim.

Diharapkan pada penghargaan keempat yang rencananya akan diselenggarakan pada 2020 nanti dapat mengakomodasi karya arsitektur masjid di seluruh dunia.

Baca juga: 4 Desain Masjid Indonesia Masuk Nominasi Abdullatif Al Fozan Award

Pada tahun ini, karya arsitektur Indonesia juga masuk sebagai finalis, seperti Masjid Al Irsyad di Kota Batu Parahyangan dan Masjid Al Safar di rest area ruas Jalan Tol Purbaleunyi KM 88 rancangan firma Urbane Indonesia.

Ada pula Masjid Raya Sumatera Barat di Padang yang merupakan kolaborasi antara Urbane Indonesia dengan arsitek Rizal Muslimin.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X